PROMOSI : Sejumlah turis dari beberapa negara yang hadir Festival Kelud (duta.co/M. Isnan)

KEDIRI | duta.co -Keragaman wisata dan budaya di Indonesia ternyata tidak hanya menarik perhatian masyarakat lokal untuk mengunjunginya. Namun, wisata tersebut cukup menyita perhatian wisatawan asing dari Mancanegara. Terbukti, pada Festival Kelud 2018, turut hadir juga sebanyak 20 turis mancanegara berkunjung ke acara ini.

Mereka ternyata dari berbagai negara, seperti Prancis, Jerman, Brunei Darussalam, Jepang, Kanada dan Kolombia. Mereka juga merencanakan untuk mengikuti Larung Sesaji di Kawah Gunung Kelud yang akan dilaksanakan esok hari.

Salah satu turis asal Brunei Darussalam Mohammed Zulhazain mengaku betah dengan suasana di Kediri, terutama di wilayah Gunung Kelud. Menurutnya, Indonesia ternyata cukup menarik dengan keindahan alam dan ragam budaya yang dimilikinya.

“Bagi saya di sini adalah pengalaman yang cukup menarik, karena saya belum pernah ke tempat wisata seperti ini. Meskipun ini kali kedua saya ke Indonesia, namun baru kali ini ke tempat wisata dan sangat berbeda dengan kondisi di kota,” katanya.

Di negaranya sendiri, disebutkan olehnya jarang sekali terdapat gunung yang bisa dijadikan tempat wisata. Dirinya mengaku baru menemukan pemandangan yang indah ketika ia datang ke Gunung Kelud ini.

Hal itu memang menjadi harapan Pemerintah Kabupaten Kediri. Seperti disebut oleh Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno, bahwa destinasi wisata sebagai wahana icon Kabupaten Kediri.

“Memang dulu waktu Gunung Kelud meletus berkurang, tapi sekarang sudah semakin meningkat. Kita saat ini sedang gencar mempromosikan wisata yang ada di Kabupaten Kediri, terutama lewat media-media sosial,” katanya.

Disebutkannya, pemerintah kabupaten akan terus promosikan wisata dan produk lokal Kabupaten Kediri. Dengan promosi seperti acara Festival Kelud ini, wisatawan dari manapun akan mengetahui keberadaannya dan tertarik untuk datang ke Kediri.

“Selain itu, kenapa harus produk lokal? Karena ketika mereka para wisatawan itu sudah ke sini, paling tidak mereka akan membeli produk lokal yang dibuat oleh masyarakat. Nah tujuannya agar perekonomian rakyat ini segera terangkat,” jelas Bupati. (ian/nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.