NGOPI : Acara ngopi bareng, Ir Suhandoyo bersama wartawan di Wego, Minggu (10/11/2019). (duta.co/ardhy)

LAMONGAN | duta.co – Menjelang Pilkada 2020 Calon Bupati Lamongan, Ir Suhandoyo mengadakan acara ngopi bareng bersama awak media di aula kolam renang Wisata Edukasi Gondang Outbond (Wego) Minggu (10/11/2019).

Handoyo mengatakan, apabila dirinya ditunjuk oleh allah, serta diberi kepercayaan dan mandat oleh rakyat untuk menjadi Bupati Lamongan pada pemilihan kepala daerah 2020 mendatang, maka pihaknya akan berusaha sekuat tenaga untuk mensejahterakan rakyat.

” Ketika nanti saya terpilih menjadi Bupati, maka ada hal-hal yang harus saya atasi, pertama yg harus saya atasi, adalah masalah kemiskinan, sejauh ini masalah kemiskinan di Lamongan tidak ada pergerakan angka sama sekali,” ujar politisi senior, PDI Perjuangan, Suhandoyo Minggu (10/11/2019)

Politisi kawakan itu menjelaskan, angka kemiskinan saat ini masih 14 persen, terus pada posisi itu, namun pihaknya tidak mengetahui apakah ada penurunan angka oleh sebab apa, dan lain sebagainya.

” Terima kasih atas acara ngopi barengnya, bersama rekan-rekan wartawan, saya mengajak untuk tetap saling bersinergi, pada saat seperti ini,” ucapnya.

Pemilik Wego itu mengungkapkan, wartawan adalah sebagai kontrol sosial sekaligus kritik terhadap pemerintah, kalau melihat era jaman dahulu sebelum ada wartawan, banyak seni atau budaya itulah alat sebagai kritik terhadap seorang pemimpin.

” Maka sekarang ada wartawan, ada media apalagi online, hari ini ada kejadian bisa langsung di dengarkan atau dilihat di Amerika atau di Uni Soviet, itu akibat perkembangan teknologi yang sangat dahsyat saat ini, “terangnya.

Dia mengatakan, kritik harus tetap disampaikan dan berjalan, namun harus tetap tidak mengindahkan pada kaedah yang ada, pihaknya juga minta tolong agar rekan-rekan  wartawan supaya bisa tetap bersinergi.

” Saya tahu dan paham media ada aturan, tidak boleh memihak kepada calon siapapun, termasuk kepada saya pribadi,” tuturnya.

Dalam waktu seminggu, kata dia, ketika wartawan condong memberitakan terus selama 5 kali itu juga tidak baik, itu akan menjadi preseden yang kurang baik pula.

” Namun untuk pemberitaan yang seimbang dan berimbang itu sangat penting untuk diberitakan supaya bisa menjadi atensi publik,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan terus memacu produk-produk lokal daerah untuk bisa eksis dan menjadi produk unggulan daerah serta bisa bersaing dengan produk daerah lain.

“Kita tahu banyak produk lokal Lamongan tapi masih belum bisa bersaing dengan produk daerah lain, lha disitulah peran pemerintah untuk membantu agar bisa semakin eksis produk daerah,” tuturnya.

Handoyo mengatakan, untuk mensukseskan program mensejahterakan rakyat melalui ekonomi kreatif diperlukan peran serta media. Dimana peran media saat ini begitu sentral, dengan adanya media sehingga informasi lebih mudah dan cepat tersebar ke masyarakat.

“Bukan hanya hari ini saja karena saya berniat maju di Pilkada Lamongan, bahkan kalau sudah jadi bupati saya tetap membuka komunikasi dengan teman media sebagai kontrol dan kritik guna membangun pemerintahaan yang baik,” ungkapnya.

Melalui slogan Lamongan Kompak, Handoyo optimis maju di Pilkada Lamongan 2020 sebagai Calon Bupati periode 2020-2025. ard

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry