JOMBANG | duta.co — Dinas PUPR Kabupaten Jombang menuntaskan proses lelang proyek strategis peningkatan jalan ruas Mojolegi–Panglungan dengan pagu anggaran Rp 2 miliar. Saat ini, proyek memasuki tahap penandatanganan kontrak dengan pemenang tender dan dijadwalkan mulai dikerjakan bulan depan.

Ruas ini diprioritaskan karena menjadi nadi mobilitas warga sekaligus jalur utama distribusi hasil ekonomi kawasan.

Kepala Dinas PUPR Jombang, Imam Bustomi, melalui Kepala Bidang Bina Marga Agung Setiaji, menegaskan bahwa perbaikan jalan ini memiliki dampak langsung terhadap sektor pertanian, perkebunan, hingga penunjang wisata.

“Ini akses penting bagi pertanian, perkebunan, dan penunjang wisata Wonosalam,” ujarnya, Senin (11/5).

Pekerjaan ini merupakan kelanjutan dari pembangunan sebelumnya. Selama ini, kondisi jalan kerap menghambat distribusi hasil kebun dan hortikultura dari kawasan Panglungan dan sekitarnya, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi komoditas pertanian di Jombang.

Di wilayah tersebut, terdapat unit usaha perkebunan milik daerah yang sangat bergantung pada kelancaran akses jalan untuk operasional dan distribusi hasil produksi, yakni Perumda Perkebunan Panglungan. Infrastruktur jalan yang layak dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

Selain mendukung distribusi hasil perkebunan, perbaikan jalan ini juga diyakini akan memperlancar arus wisatawan menuju Wonosalam yang pertumbuhannya terus meningkat.

Dampaknya diharapkan terasa langsung pada pergerakan ekonomi warga sekitar serta dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan berjalannya pertumbuhan di Perumda Pangklungan.

“Jalan yang baik mempercepat perputaran ekonomi. Itu fokus kami,” pungkasnya. (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry