KADENSUS : Kabid Trantibum Satpol PP Nur Khamid menerima SK kenaikan pangkat diserahkan langsung Wali Kota Kediri Mas Abu (duta.co/humas)

KEDIRI | duta.co -Berpisah namun pasti kembali bertemu lagi, demikian gambaran terlihat saat digelar upacara di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (01/04/2019) dengan Inspektur Upacara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Terhitung sejak 2 April, dirinya bersama Lilik Muhibbah, Wakil Wali Kota Kediri akan berakhir masa jabatan. Menjelang berakhirnya masa jabatan, kado spesial diberikan Mas Abu, sapaan akrab wali kota kepada 596 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah kota yaitu kenaikan pangkat.

Terasa spesial, karena secara simbolis penerima SK kenaikan pangkat tersebut, Kabid Trantibum Satpol PP, Nur Khamid yang akrab disapa kadensus.

“Bapak, tolong tetap semangat dan saya sepenuhnya percaya kinerja anggota Satpol PP. Saya bangga atas apa selama ini diperbuat dan mohon dipertahankan untuk memberikan pelayanan terbaik,” pesan Mas Abu kepada kadensus.

Sosok lelaki dikenal low profile ini pun seketika mengucapkan siap melaksanakan dan berterima kasih atas amanah selama ini diberikan.

“Saya tadi secara simbolis menerima SK kenaikan pangkat. Sambil menyerahkan, bapak wali kota berpesan untuk tidak pernah lelah memberikan pelayanan terbaik kepada warga Kota Kediri. Meski kami sadar, masih banyak kekurangan namun amanah diberikan beliau, kami akan berusaha menjalankan,” tutur Nur Khamid dihadapan sejumlah media.

Adapun rincian PNS yang menerima kenaikan pangkat diantaranya, golongan IV sebanyak 46 orang, golongan III sebanyak 309 orang, golongan II sebanyak 219 orang dan golongan I sebanyak 22 orang.

“Saya ucapkan selamat bagi PNS yang menerima SK kenaikan pangkat. Perlu saya ingatkan kembali indeks kepuasan masyarakat terhadap Pemkot Kediri sangat meningkat. Mari kita jaga kepercayaan masyarakat kepada Pemkot Kediri karena untuk memperoleh kepercayaan publik itu sulit sekali,” ujar wali kota.

Pada kesempatan ini, Mas Abu sekaligus berpamitan kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kota Kediri karena terhitung mulai tanggal 2 April 2019 masa jabatan periode pertama sebagai Walikota Kediri telah berakhir. Selanjutnya akan dilantik lagi pada tanggal 29 April 2019 sebagai Walikota Kediri yang baru untuk masa bakti tahun 2019 sampai dengan tahun 2024.

Untuk mengisi kekosongan jabatan, tugas-tugas kedinasan wali kota dipegang Sekretaris Daerah selaku pelaksana harian (plh).

“Mohon maaf apabila selama menjabat saya dan Ning Lik ada tutur kata dan perbuatan yang kurang berkenan. Saya juga mengucapkan terima kasih atas bantuan panjenengan semua dalam membangun Kota Kediri dalam lima tahun terakhir,” ungkapnya. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.