Tampak Ustadz Iwan (kanan) dan Takmir Masjid Al-Ikhlas Abdul Wahid serah terima pembersih lantai. (ft/mky)

SIDOARJO | duta.co – Setiap lima (5) siswa masuk dalam satu masjid. Selain saling simak membaca Alquran, mereka juga memperhatikan kebersihan masjid. Itulah program 10 Ramadhan terakhir SMP Al-Ahmad Krian, Sidoarjo. Sabtu (23/4/22), lima siswa menyasar Masjid Al-Ikhlas, Perumahan Sidorejo.

“Terima kasih, anak-anak mampir ke Masjid Al-Ikhlas. Tidak lama, mereka sedang menjalankan program sekolah. Pertama, tadarus, saling simak membaca Alquran. Kedua, mohon izin ikut bersih-bersih, kali ada yang perlu dibersihkan,” demikian Ustad Iwan, salah seorang pengajar di SMP Al-Ahmad.

Semarak Ramadhan kali ini, jelas Iwan, sudah sedikit longgar, terbebas dari ancaman covid-19. Kendati demikian, menjaga protokol kesehatan tetap menjadi perhatian. “Siswa yang tersebar di masjid harus memperhatikan itu. Selain Tadarus Keliling, siswa juga konsentrasi dengan program Ramadhan di sekolah. Ada ‘English Camp’ atau keakraban english society,” tegasnya.

Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, Abdul Wahid, menyambut baik program SMP Al-Ahmad. “Ini sekaligus pembelajaran anak-anak untuk lebih dekat dengan masjid. Kebetulan Remaja Masjid Al-Ikhlas terlihat aktif berkegiatan. Andaikan program ini tersinergi dengan baik di seluruh Masjid bersama lembaga pendidikan formal seperti SMP Al-Ahmad, maka, bisa lebih bermanfaat,” tegasnya.

Ia berharap tahun depan, ada semacam sinergitas program. Dengan begitu, Remas juga bisa menyiapkan dengan baik guna menyambut program sekolah tersebut. “Di sisi lain, anak Remas yang sudah masuk di jenjang sekolah lebih tinggi, seperti perguruan tinggi, bisa saling membekali ilmu perihal pentingnya generasi muda Islam menghadapi masa depan. Tantangan ke depan anak-anak kita, jelas, lebih kompleks,” pungkasnya. (mky)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry