Wijanarko.

MADIUN | duta.co – Warga Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya meminta maaf setelah memposting kecelakaan Bus Mira di akun Facebooknya dan diketahui tidak benar.

“Saya, Wijanarko pada hari ini (Kamis, 1/4/2021) memberikan klarifikasi soal kecelakaan Bus Mira. Saya pembuat dan pengunggah video kecelakaan itu, dimana dalam video tersebut menyebutkan 20 meninggal akibat kesetrum listrik,” ujarnya.

Padahal, tambahnya, tidak sesuai keadaan sebenarnya atau tidak ada korban meninggal dunia. Atas kejadian itu, meminta maaf kepada pihak terkait dan masyarakat Kabupaten Madiun.

“Atas hal, saya minta maaf kepada Bapak Kapolres Madiun, Bapak Kasat Lantas, Bapak Kasat Reskrim dan masyarakat Kabupaten Madiun. Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ujarnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Madiun AKP Ari Bayuaji mengatakan setelah mendapat informasi soal kecelakaan itu melalui wartawan, langsung berkoordinasi dengan Kasat Reskrim.

Menurutnya dalam waktu cepat diketahui pembuat dan pengunggah soal itu oleh Sat Reskrim.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Aldo Febrianto menyatakan bersangkutan tidak perlu dikenai wajib lapor atau diprose lebih lanjut. “Sebab, bersangkutan kooperatif dan meminta maaf untuk diunggah di media sosial,” ujarnya. (ags)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry