Ilustrasi : Keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke sejumlah Negara. (dok/duta.co)

BLITAR | duta.co – Satu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) dinyatakan meninggal dunia di Hongkong, tempatnya mencari nafkah. PMI perempuan asal Nglegok Kabupaten Blitar itu bernama Luluk Widyati.

Sekretaris Dinas Tenag Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar, Nanang Adi menyampaikan sesuai data yang dimilikinya, Luluk Widyati meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit di Hongkong pada Jumat (5/5/2023) lalu. Hingga sekarang jenazah PMI ini belum dipulangkan.

“Iya benar ada satu PMI yang meninggap dunia di Hongkong. Tapi belum pulang ke rumahnya karena masih dalam proses koordinasi,” katanya, Selasa (9/5/2023).

Nanang menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan KJRI Hongkong melalui Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Sebelum dipulangkan ke negara asal, nantinya akan ada surat keterangan dari kedutaan yang sampai saat ini juga masih dalam proses.

“Kami terus koordinasi untuk kepulangan jenazah. Tentunya kami akan memfasilitasi kepulangannya sesuai kewenangan,” tungkasnya.

Nanang menambahkan Luluk Widyati  terdata mulai bekerja sejak 2017. Dia melakukan perpanjangan kontrak tanpa pulang hingga Mei 2023 ini.

“Sebenarnya PMI ini berangkat dengan alamat Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Tapi setelah bercerai dengan suaminya, dia berpindah alamat di Kelurahan Nglegok, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar,” imbuhnya. (ndi)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry