Situasi Sosialisasi vaksinasi di kalangan pelajar (FT/Heru)

SITUBONDO | duta.co – Untuk mensukseskan program vaksinasi, Satgas Covid-19 Kecamatan Panarukan tak henti-hentinya melaksanakan sosialisasi vaksinasi Covid-19 dikalangan pelajar tingkat SMA sederajat, Kamis (9/9/2021).

Sosialisasi yang bertempat di pendopo Kecamatan Panarukan tersebut, dihadiri jajaran Forkopimka, guru pembina dan perwakilan siswa-siswi SMAN 1 Panarukan serta perwakilan Ponpes di wilayah Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

Keterangan yang disampaikan Kepala Puskesmas Panarukan dr. H. Imam Hariono saat memberikan materi sosialisasi vaksinasi mengatakan, salah satu tujuan dari sosialisasi vaksinasi ini, yaitu agar para pelajar memahami secara benar tentang manfaat vaksinasi Covid-19 dan tidak terpancing dengan isu-isu haox tentang bahaya vaksin yang dilontarkan orang-orang tak bertanggungjawab.

Terbentuk herd immunity secara maksimal di kalangan pelajar, masyarakat dan santri, kata dr. Imam Hariono, merupakan bagian dari sosialisasi ini. “Capaian vaksin kalangan pelajar di wilayah Kecamatan Panarukan saat ini terus meningkat. capaian tersebut sudah sekitar 30 persen,” jelas dr. Imam Hariono.

Lebih lanjut, dr. Imam, panggilan akrab dr.H. Imam Hariono menjelaskan, dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan capaian angka vaksinasi Covid-19 dikalangan pelajar dan santri di Kecamatan Panarukan terus meningkat hingga terbentuk herd immunity yang maksimal.

“Satgas Covid-19 Kecamatan Panarukan selalu memberikan edukasi kepada siswa-siswi, santri dan masyarakat umum agar paham manfaat dan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi kita semua. Setelah para pelajar mengikuti sosialisasi ini, kami berharap para pelajar bisa menjadi motor pengerak dalam menyampaikan informasi tentang manfaat vaksinasi Covid-19, kepada keluarga dan orang-orang disekitarnya,” harap dr. Imam.

Tak hanya itu saja yang disampaikan dr. Imam saat memberikan materi sosialisasi tentang manfaat vaksin dihadapan pelajar tersebut. Akan tetapi, dr Imam juga menegaskan apabila herd immunity terbentuk secara maksimal di wilayah Kecamatan Panarukan, maka niscaya angka kesakitan dan angka kematian akibat terpapar Covid-19 akan bisa diatasi dengan baik.

“Ayo kita vaksin. Vaksin aman dan halal. Jangan hiraukan kabar-kabar hoax tentang vaksinasi yang dilontarkan orang-orang tak bertanggungjawab melalui media sosial maupun ucapan langsung. Alhamdulillah, selama ini vaksinasi yang berlangsung di Puskesmas Panarukan aman dan sukses,” kata dr. Imam menutup materi sosialisasi vaksinasi dihadapan pelajar.

Dilain pihak, Waka Kesiswaan SMAN 1 Panarukan Farida Handayani memberikan apresiasi adanya sosialisasi vaksinasi dikalangan pelajar, karena bermanfaat untuk menambah wawasan. “Dengan adanya sosialisasi ini, tentunya kami merasa terbantu dan siswa siswi mendengarkan langsung tentang manfaat vaksinasi,” tuturnya.

Terkadang, sambung Farida Handayani, pihaknya terkendala mencari siswa yang mau divaksin. Hal ini, karena siswa termakan isu hoax tentang vaksinasi yang dilontarkan orang-orang tak bertanggungjawab. “Untuk siswa mengikuti vaksin, kita harus menunggu kesadaran siswa dan orang tua yang tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin. Alhamdulillah, capaian vaksin di SMAN 1 Panarukan sebanyak 155 murid dengan jumlah total siswa sebanyak 400 orang,” terangnya. (her)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry