SASAR RITEL : Chief of Omni Channel Officer (COCO) Bhinneka, Vensia Tjhin (kiri) menjelaskan tentang toko offline Bhinneka untuk menyasar konsumen ritel di Surabaya dan sekitarnya. DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Manajemen Bhinneka kini berupaya untuk menyasar konsumen ritel. Langkah yang dilakukan adalah dengan membuka toko fisik atau offline di beberapa kota di Indonesia. Salah satunya di Surabaya tepatnya di World Trade Center (WTC).

Selama ini, Bhinneka memang dikenal sebagai toko online yang menjual berbagai macam alat elektronik mulai gawai, laptop, komputer, printer, alat musik dan sejenisnya.

Toko online Bhinneka pun sudah eksis sejak 1999 lalu, jauh sebelum marak toko online seperti sekarang ini.

Chief of Omni Channel Officer (COCO) Bhinneka, Vensia Tjhin mengakui jika selama ini toko online Bhinneka banyak melayani pemerintahan dan perusahaan melalui jalur lelang atau e-catalog.

 “Sekarang saatnya kami menyasar konsumen ritel karena pasarnya juga besar. Namun dengan tidak mengurangi pasar kami yang sudah ada. Ini memperluas pasar,” ujar Vensia di sela pembukaan toko di WTC Surabaya, Jumat (15/2).

Selama ini, diakui Vensia, konsumen Bhinneka 50 persen adalah pemerintahan, 30 persen perusahaan dan 20 persen ritel. “Dengan toko offline ini kami harap pasar ritel semakin besar,” tukasnya.

Toko offline sampai saat ini memang dibutuhkan. Hal itu untuk menjaga kepercayaan konsumen bahwa ada jaminan atau garansi ketika produk yang mereka beli tidak sesuai harapan.

“Kalau murni online terkadang kalau komplain susah. Kalau ada toko offlinenya bisa mudah komplain kalau barangnya tidak sesuai,” jelasnya.

Karena sampai saat ini, konsumen di toko online terutama yang ritel masih mempertimbangkan harga untuk membelinya.

Pertimbangan harga yang dimaksud adalah tidak ingin membeli barang dengan harga mahal jika tidak melihat fisik barangnya.

“Makanya kalau beli barang yang harga mahal pasti di toko offlinenya. Karena konsumen tidak mau rugi kalau barangnya tidak sesuai atau tidak dikirim,” tukas Vensia.

Selama 26 tahun Bhinneka semakin memantapkan diri untuk mendekatkan diri kepada konsumennya. Di Surabaya, diakui Vensia, pertumbuhan revenue Bhinneka Store meningkat lebih dari 60 persen dalam kurun dua tahun terakhir.

Tak hanya dari warga Surabaya sendiri dengan kontribusi 82 persen, antusiasme konsumen juga berasal dari Sidoarjo, Gresik, bahkan sampai Batu. Adapun kategori produk yang paling dicari meliputi IT, laptop dan komputer, gadget, dan perangkat pendukung komputer.

“Data ini menggambarkan preferensi dan selera belanja pelanggan Bhinneka di Surabaya dan sekitarnya,” tukasnya.  end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.