Sandi bersama Sekretaris Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad beserta warga Tutur. (DUTA.CO/Abdul Aziz)

PASURUAN | duta.co – Sandiaga Uno yang merupakan Calon Wakil Presiden (Cawapres), datangi dan temui para peternak sapi perah dan petani apel Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa (19/2/2019) siang. Dalam pertemuan dan dialog bersama peternak dan petani ini, Sandi banyak disambati oleh mereka.

Di hadapan Bang Sandi, seorang peternak sapi perah yakni Dahlan, asal Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, sambat soal penerapan pajak yang dibebankan pada peternak, minta kurang impor susu yang merugikan peternak. Juga pakan ternak yang terusan merangkak naik, bebani peternak. Sedangkan petani apel, Ali mengaku resah dengan anjloknya harga apel dari petani Nongkojajar.

Dialog yang digelar Fam Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan yang dihadiri puluhan warga ini, meminta pada Sandi jika terpilih untuk perhatikan peternak dan petani apel yang kurang mendapat perhatian selama ini dari pemerintah. Dihadapan peserta dialog, Bang Sandi mengingatkan pada peternak sapi meningkatkan kualitas susu agar kebutuhan susu terpenuhi.

Bang Sandi meminta agar tidak galtum (gagal tumbuh) kalau kekurangan protein susu. “Bayangkan Indonesia kekurangan protein susu kalah dengan negara Malaysia. Saat ini konsumsi susu masyarakat Indonesia perkapita mencapai 16 liter pertahun. Sedangkan Malaysia sudah 2 kali lipatnya, perkapita 51/liter per tahun,” papar Bang Sandi.

Saat ini peternak sapi perah di kawasan Tutur dan masuk dalam KPSP Setia Kawan, mencapai 9 ribu orang. Sedangkan hasil susu tiap harinya mencapai 100 ton. Sementara jumlah populasi sapi perah milik peternak sapi setempat yang berada di kawasan lereng Gunung Bromo ini, berjumlah 23 ribu ekor sapi betina dan jumlah sapi jantan mencapai 19 ribu ekor. (dul)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.