SURABAYA | duta.co – Kampus dituntut lebih kreatif di era pandemi. Dalam rangka menyambut mahasiswa baru (Maba) tahun akademik 2020/2021,  maka, Fakultas Saintek (Sains dan Teknologi) UIN Sunan Ampel Surabaya, membuat pola baru.

Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) ini, mengambil tema “Dalam era Pandemi yang Unggul dalam Inovasi dan Riset”. Kegiatan PBAK diikuti sekitar 400 peserta, dilakukan secara daring, Kamis (24/9/2020).

Acara diawali pembukaan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr Evi Fatimatul Rusydiyah, MAg. Ia menyapa dan berinteraksi dengan mahasiswa baru dengan menanyakan nama, asal, alumni, serta menanyakan alasan memilih jurusan yang ada di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya.

Selanjutnya pemberian materi tentang Budaya Akademik, Pengenalan Nilai Budaya, Etika Keilmuan dan Green Living yang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya.

“Saya terimakasih kepada wali mahasiswa yang mempercayakan anak didiknya untuk kuliah dan memilih jurusan di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya,” demikian disampaikan Dr Evi Fatimatul.

Dr Evi Fatimatul Rusydiyah, MAg.

Menurut Evi, ada beberapa materi seperti visi dan misi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya. Selain itu skema integrasi keilmuan yang ada di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya.

“Fakultas Sains dan Teknologi memiliki logo yaitu “Smart Inovation”, semoga dengan logo tersebut memacu semangat kita, memacu nafas kita, memacu alam sadar kita bahwa kita belajar dan bekerja menuju inovasi yang smart, dan dengan logo ini bisa menginspirasi mahasiswa bahwa perjalanan anak-anak semua selama 4 tahun akan menuju pada suatu kesuksesan,” jelas Dr Evi.

Fakultas juga mengundang alumni yang diketuai Ahmad Mustain Marzuki. Ialah alumni jurusan Sistem Informasi Angkatan tahun 2014. Ia mengajak alumni dari jurusan yang ada di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya untuk memberikan testimoni pada jurusan masing-masing.

Menurut Mustain, jangan pernah merasa salah memilih jurusan. “Semua jurusan sudah menyampaikan beberapa testimonya. Biasanya ketika mahasiswa sudah beranjak ke semester atas, ada yang merasa salah jurusan. Menurut saya, salah jurusan itu tidak ada. Kuliah itu bukan tentang salah jurusan, tetapi teman-teman mengenal siapa, memiliki relasi dengan siapa, dan pengalaman apa saja yang didapat. Masalah pekerjaan atau rezeki,  in sya Allah ada saja setelah lulus,” pungkasnya.

Hari kedua PBAK UIN Sunan Ampel Surabaya dilaksanakan Kamis, 24 September 2020. Ini difokuskan pada materi seputar fakultas masing-masing. Acara PBAK pada Fakultas Sains dan Teknologi dimulai pada pukul 07.00 WIB dan dibuka Dr Evi Fatimatul Rusydiyah, M.Ag.

Materi selanjutnya disampaikan Misbakhul Munir, MKes Wadek II yang membedah Visi Misi Struktur dan tata Kelola Fakultas.

Materi ketiga disampaikan Dr Hafiyus Sholeh, S.Mat. Ia menjelaskan mengenai Sosialisasi Panduan Akademik kepada para mahasiswa baru. Sesi berikutnya Kode Etik Mahasiswa dan Kegiatan extra kurikuler olh Yusuf Amrozi, M.MT.  Setelah istirahat sejenak diisi video fakultas agar para mahasiswa baru mengetahui dan memahami prodi masing-masing.

Materi dilanjutkan kembali pada pukul 09.40 WIB yang membahas mengenai testimoni alumni yang disampaikan langsung oleh para alumni dari masing-masing prodi di Fakultas Saintek dan Teknologi. (rls)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry