PAMERAN : Naomi Julia Soegianto menjeaskan produk NJS dalam ajang Surabaya International Jewellery Fair 2019 di Hotel Shangri-La Surabaya diikuti oleh 100 stan produsen perhiasan dari dalam dan luar negeri. (duta.co/mam)

SURABAYA | duta.co  – Salah satu produsen perhiasan ternama, PT Nafiri Jaffa Sentosa (NJS) terus memantapkan diri sebagai salah satu pabrikan perhiasan dengan disain unggulan yang diciptakannya. Dalam sebulan setidaknya menciptakan puluhan model baru, bahkan menjelang even pameran perhiasan kali ini menciptakan 90 model baru untuk cincin, anting, gelang dan jenis perhiasan lainnya.

President Director PT NJS Naomi Julia Soegianto mengatakan sebagai pabrikan perhiasan baru, NJS perlu terus memperbanyak model baru sekaligus memperluas jaringan pasar. Dan apa yang dilakukan membuahkan hasil, dimana brand NJS terus meningkat, makin banyak masyarakat yang mengenal dan akhirnya membeli produk perhiasan NJS.

“Harapannya tiap tahun terus meningkat. Potensi pasar produk perhiasan NJS cukup bagus di pasar meski saat ini kondisi sedang turun. Branded NJS terus meningkat dan optimistis akan tumbuh 200 persen tahun ini,” jelasnya disela pameran emas dan perhiasan di Shangrila Surabaya kemarin.

Naomi Julia Soegianto  menyadari sebagai pabrikan yang belum lama, NJS harus aktif memperkenalkan produknya, salah satunya lewat ajang pameran. Ikut sertanya NJS dalam pameran bukan semata mengejar transaksi, melainkan mengenalkan produk kepada masyarakat.

“Pameran ada dampaknya terhadap penjualan, tapi tidak selalu saat pameran berlangsung. Bisa jadi setelah pameran, karena dalam pameran masih melihat melihat saja produk yang dipajang. Setahun kita bisa ikut tiga kali pameran, termasuk di Jakarta,” jelasnya.

Naomi Julia Soegianto menjelaskan pasar terbesar NJS selama ini tersebar di Jawa Barat, Jateng, Jawa Timur, Makasar dan akan terus diperluas ke sejumlah abupaten/ kota di Indonesia. Tujuannya untuk memperkuat pasar domestic yang belum sepenuhnya dikuasai NJS.

“Meski demikian, NJS juga berencana untuk memperluas pasar ekspor. Bidikan pertamanya yakni pasar Timur Tengah selain Asia dan Amerika yang punya potensi pasar besar. Soal kapan mulai ekspor, belum bisa dipastikan karena saat ini masih tahap pembelajaraan,” tegas Naomi Julia Soegianto.

Tentang bahan baku, Naomi Julia Soegianto menejlaskan bergantung harga  emas global. Komodtas emas dan perhiasan sebagai lifestyle sekaligus investasi  sehingga harganya tidak ada turunnya.  Akhir tahun ini kenaikan ada tapi seikit karena ada Natal dan Tahun Baru.

“Kenaikan penjualan dipengaruhi juga karena ekonomi mikro n makro. Yang jelas peak penjualan sebelum Lebaran bisa naik 100 persen,” tegas Naomi Julia Soegianto.

Dala pameran kali ini NJS menjual beberapa produk terbaru. Produk new arrival ini diyakini dapat meningkatkan pernjualan.

“Produk kami aneka jenis perhiasan dengan modifikasi. Mulai batu-batuan termasuk swarowsky. Kami punya kualitas dan kemilau yang maksimal karena dikerjakan oleh tenaga yang sudah berpengalaman,” ujar Naomi Julia Soegianto.

Menurutnya, pasar ekspor selalu menarik untuk digarap karena memang potensinya cukup tinggi. Saat ini, pihaknya masih mempelajari untuk masuk dan meramaikan pasar ekspor perhiasan dari Jatim.

“Kami terus memperluas pasar. Tidak hanya di dalam negeri, tapi juga luar negeri (ekspor),” ujarnya. (imm)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry