Muhamad Rizieq Shihab (IST)
Muhammad Rizieq Shihab (IST)

JAKARTA | duta.co – Ada kabar baik dari Front Pembela Islam (FPI). Imam besar FPI Muhammad Rizieq Shihab berkomitmen tidak turun jalan pada aksi Sabtu (11/2) lusa atau yang dikenal dengan Aksi 112. FPI mendukung aksi doa di masjid saja. Hal itu disampaikan  Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan.

“Rizieq sudah sepakat untuk mengubah longmarch jadi (kegiatan) keagamaan, yang disampaikan Habib Novel (soal aksi longmarch) itu enggak. Terima kasih FPI enggak turun ke jalan, kita akan atur jangan berkelompok,” jelas Irjen Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Sejauh ini masih ada perbedaan pendapat di antara massa Forum Umat Islam (FUI) tersebut. “Ada beberapa kelompok yang sudah sepakat dengan kami untuk tidak turun ke Istiqlal di antaranya FPI, tapi ada beberapa kelompok yang belum (sepakat),” imbuhnya.

Pihaknya tetap melarang jika ada massa yang turun ke jalan pada 11 Februari lusa. Iriawan mengimbau massa melakukan ibadah saja ketimbang melakukan aksi demo. “Tetap saya larang enggak boleh. Berdoa di masjid saja, saya akan melarang jika ada itu (aksi demo),” ungkapnya.

Menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara yang diatur dalam UU No 9 Tahun 1998. “Memberikan pendapat boleh saja, tapi ada aturannya karena di undang-undang mengatur (agar aksi) tidak mengganggu ketertiban, tolong diikuti itu,” kata dia.

“Kalau hanya berdoa dan mengaji enggak apa-apa, silakan saja enggak ada larangan. Tapi jangan dilakukan longmarch karena kalau jalan beramai gitu malah memicu nanti meneriakan yel-yel. Kalau longmarch dari Bundaran HI tidak boleh karena mengganggu ketertiban umum,” ujar Iriawan. ful, net

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.