BOJONEGORO | duta.co – Kecelakaan yang melibatkan bus AKDP dan pengendara motor yang terjadi di Jl Raya Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, memakan korban jiwa.

PO Margo Joyo, bus penumpang jurusan Surabaya – Bojonegoro itu sampai terguling akibat menabrak pembatas jembatan. Akibatnya, lima orang penumpang dikabarkan luka berat dan satu pengendara motor meninggal dunia.

Kronologis bermula saat bus Margo Djoyo dengan Nopol S 7643 UA yang dikemudikan Dwi Arianto (46), melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Diduga kurang memperhatikan arah depan, warga Soko Tuban itu menabrak pembatas jembatan.

Akibat dari kejadian itu, bus yang mengangkut penumpang sampai terguling ke kanan. Saat bersamaan, pengendara motor yang bernama Toni Purna Irawan (46), melaju dari arah timur ke barat. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tak bisa dihindarkan. Warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro itu terpental hinggal keluar jalan raya. Kondisinya parah hingga tidak bisa diselamatkan, ia meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Sedangkan, penumpang bus masih bisa selamat. Lima orang mengalami luka berat dan ringan. Satu korban penumpang disebutkan tangganya terpisah dari tubuhnya.

Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP Rizal Nugra Wijaya mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada pukul 05.00 Wib. Kondisi lalu lintas saat itu sebenarnya tidak terlalu ramai. Tapi karena sopir bus kurang memperhatikan arah, tabrakan tidak terelakan.

“Satu orang pengendara motor dinyatakan tewas dan lainnya luka berat serta ringan,” katanya, Selasa (18/1/2022).

Adhi menjelaskan, bus penumpang Margo Djoyo melaju dengan kecepatan tinggi. Hal ini terlihat dari kondisi bus yang ringsek dibagian depan.

“Bus sudah kami sita sebagai barang bukti, untuk proses lanjutan. Sementara korban meninggal dievakuasi ke RSUD Bojonegoro,” pungkasnya. (abr)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry