MENYEJUKKAN: KH Hasyim Muzadi saat dibesuk pimpinan Muhamadiyah di RS Lavalette Malang, Selasa (10/1). Dari kiri: Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PWM Jatim Dr M Saad Ibrahim, Rektor UMM Fauzan, Ketua Majelis Tarjid dan Tajdid PWM Jatim Moh Nurhakim berdoa. (pwmu.co)
MENYEJUKKAN: KH Hasyim Muzadi saat dibesuk pimpinan Muhamadiyah di RS Lavalette Malang, Selasa (10/1). Dari kiri: Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PWM Jatim Dr M Saad Ibrahim, Rektor UMM Fauzan, Ketua Majelis Tarjid dan Tajdid PWM Jatim Moh Nurhakim berdoa. (pwmu.co)

MALANG – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Haedar Nashir menjenguk Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PBNU) Drs Hasyim Muzadi yang sedang dirawat di RS Lavalette, Jalan WR Supratman, Kota Malang, Selasa (10/1/2017). Kepada Haedar, Kiai Hasyim menyampaikan tiga pesan tentang keumatan dan kebangsaan.

“Pertama, beliau mendoakan Muhammadiyah harus tetap bergerak dan makin berhasil,” ujar Haedar.

Kedua, harapan agar Muhahammadiyah dan tokoh-tokoh Islam lainnya terus peduli pada persoalan bangsa. “Beliau menyebut persoalan bangsa sedang dalam banyak masalah,” ujarnya.

Pesan ketiga, Kiai Hasyim mengharapkan para tokoh bangsa dan umat terus merawat jiwa kepemimpinan. Bukan sekadar pemimpin tapi juga punya jiwa kualifikasi. “Memimpin dengan hati nurani, memimpin dengan hati,” kata Haedar.

Bagi Haedar Nashir yang berkesempatan menjenguk Kiai Hasyim, sesungguhnya punya banyak makna. Menjenguk orang sakit selain pemenuhan hak atas seorang muslim, juga untuk memperteguh ukhuwah islamiyah. “Lebih dari itu, kita harus memperluas area ukhuwah islamiyah,” ujarnya.

“Baik hal-hal yang sifatnya insaniyah (kemanusiaan) seperti ini, ke depan ukhuwah islamiyah juga masuk pada hal yang sifatnya kerja-kerja bersama guna membangun marwah, muru’ah, dan izzah umat Islam,” jelas Haedar sambil menambahkan hal itu bisa terbangun dari kebiasaan-kebiasaan yang murni tanpa pamrih.

Haedar menegaskan, kebersamaan secara jam’iyyah itu tumbuh karena ada ukhuwah imaniyah. “Ukhuwah imaniyah itu jauh lebih kokoh ketimbang lainnya. Perbedaan faham, pandangan, organisasi, tidak meluruhkan ukhuwah imaniyah kita, ukhuwah islamiyah,” paparnya dikutip dari laman resmi PW Muhammadiyah Jatim.

Dalam kunjungan itu, Haedar ditemani oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Dr M Saad Ibrahim, Wakil Ketua PWM Nadjib Hamid MSi, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Fauzan MPd, Ketua Majelis Tarjid dan Tajdid PWM Jatim Moh Nurhakim, serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang Dr Mursidi.

Untuk diketahui, KH Hasyim Muzadi yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dibawa ke rumah sakit karena kelelahan pada Jumat, 6 Januari lalu. Sebelum ke RS, Kiai Hasyim tengah berada di kediamannya, Jalan Cengger Ayam, Kota Malang, yang juga lokasi Pondok Pesantren Al-Hikam.

Sebelum itu, Kiai Hasyim berkeliling ke luar kota untuk memberi pencerahan umat, Jakarta-Yogyakarta, Semarang, terus balik Jakarta, dan pulang ke Malang. Meski di RS, Hasyim masih dapat berkomunikasi dengan baik. ud

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan