SURABAYA I duta.co – DPD Nasdem Kota Surabaya menerima kunjungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji (Er-Ji) di kantornya Jalan Arjuno, Kamis (25/3). Kedatangan orang penting di lingkungan Pemkot Surabaya ini disambut Ketua DPD Nasdem Robert Simangunsong dan wakilnya Fatchul Muid.

Dalam pertemuan yang berjalan gayeng tersebut Robert membeberkan kondisi perekonomian di Surabaya yang cukup susah sejak pandemi covid-19 melanda. Warga terdampak sangat banyak, terutama di sektor ekonomi.

Karenanya, pria yang berlatar belakang pengacara ini berpesan untuk pemulihan ekonomi, pasar-pasar tradisional perlu mendapatkan perhatian serius. Karena banyak transaksi ekonomi terjadi di pasar.

“Dari awal perhatian ke pasar ini harus prioritas, banyak yang tidak layak, karena disana transaksi ekonomi luar biasa,” ujarnya.

Robert menegaskan, banyak pengusaha yang pailit sejak pandemi covid-19. Terutama pelaku UMKM banyak yang gulung tikar. Sinergi pemerintah dengan partai politik yang notabene memiliki wakil rakyat di DPRD Surabaya perlu dibangun dengan baik.

“Di saat pandemi covid, saling mendukung apapun program pemerintah yang sifatnya mensejahterkan rakyat,” katanya.

Wakil Ketua DPD Nasdem Fatchul Muid menambahkan, Pemkot Surabaya perlu memikirkan pendidikan yang belum bisa melakukan kegiatan tatap muka. Karena melalui daring, tidak semuanya bisa mengakses.

“Tentunya Pemkot harus menyediakan edukasi secara merata, karena masyarakat bawah masih ada yang gaptek (gagap teknologi),” jelasnya.

Cak Muid, sapaannya, mengatakan, kesejahteraan guru perlu dinaikkan, terutama guru PAUD dan TK. Guru TK selama ini hanya mendapat insentif senilai Rp 250 ribu perbulan.

“Harapannya ada insentif lebih, karena mereka mendidik generasi bangsa, misalnya jadi Rp 500 ribu. Dengan kondisi perekonomian yang tidak menentu, guru-guru TK harus bertahan hidup dengan insentif/jaspel yang sangat minim,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, perlu membangun sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk kepentingan masyarakat Surabaya. Sebab, semua program yang direncanakan Pemkot Surabaya harus berjalan agar dirasakan oleh masyarakat.

“Salah satunya program BPJS, ke depan kita kolaborasi untuk kepentingan ummat. Karena rakyat Surabaya susah sejak pandemi,” tegasnya. (azi)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry