KOMANDO : Komandan Brigif, Letkol .Inf Endra Saputra Kusuma foto bersama anak-anak Rusunawa (Ahmad Mafruchi/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Sebanyak 170 prajurit Brigif 16 Mekanis Wira Yudha menggelar simulasi pasukan anti teror, menjelang dilakukan latihan gabungan selama 10 hari di Negara Singapore, bersama Singapore Army Force. Disampaikan Komandan Brigif, Letkol .Inf Endra Saputra Kusuma, persiapan dilakukan adalah latihan perang jarak pendek pada daerah pemukiman perkotaan.

Puluhan anak-anak yang tinggal di Rusunawa Balowerti, pada Jumat (13/9) sore, terlihat berdiri berderet di pintu gerbang Rusunawa selepas Salat Jumat. Rupanya mereka tidak sabar ingin melihat Prajurit TNI menunjukkan keahliannya dalam bertempur. Bahkan sejumlah anak-anak terpaksa menolak belajar mengaji, hanya karena ingin melihat langsung simulasi pertempuran jarak dekat.

Sekitar pukul 14.00wib, saat yang ditunggu pun tiba, terlihat Danbrigif menaiki Komodo, kendaraan taktis lapis baja merupakan asli produksi Indonesia. Ratusan prajurit bersenjatakan lengkap kemudian mengikuti di belakangnya. Layaknya kepada komandan, mereka pun memberikan hormat saat rombongan ini masuk Rusunawa.

Anak Rusunawa Bangga TNI

KOMANDO : Suasana latihan Prajurit Brigif di Rusunawa (Nanang Priyo/duta.co)

Begitu kendaraan di parkir, beberapa anak berusaha ingin melihat lebih dekat salah satu kendaraan tempur canggih milik TNI. “Ayo semua sini, mendekat saja,” ucap Letkol .Inf Endra Saputra Kusuma sambil melambaikan tangan kepada anak-anak.

Bagaikan mendapat perintah, mereka pun langsung mendekati kendaraan taktis dan kemudian dilanjutkan foto bersama. “Kehadiran kami di sini, untuk persiapan latihan gabungan di Negara Singapore digelar Minggu depan. Kami bawa 170 prajurit, mulai Tamtama hingga Perwira untuk berlatih bersama Singapore Army Force. Ini kesempatan langka dan belum tentu 5 tahun sekali terjadi,” terangnya.

Prajurit Duta Negara

KOMANDO : Suasana latihan Prajurit Brigif di Rusunawa (Ahmad Mafruchi/duta.co)

Dipilihnya rusunawa, karena memiliki kemiripan dengan lokasi latihan gabungan nanti. “Materinya serangan permukiman, bagaimana kita mampu merebut bangunan dengan cepat dan mengurangi resiko jatuhnya korban dalam perang jarak dekat,” jelasnya.

Menjadikan kebanggaan diterangkan Danbrigif, bahwa kehadiran prajurit Brigif 16 ini merupakan Duta Negara Indonesia. “Kita hadir sebagai sebagai duta negara untuk latihan bersama di sana. Yang jelas tujuan utamanya untuk kedua angkatan ini, terjalin kerja sama yang baik dalam bidang pertahanan,” tegas Danbrigif usai menutup latihan simulasi di Rusunawa. (rci/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry