PANDEMI : Anggota gabungan dari Polres Kediri saat patroli di Kawasan Monumen SLG (Nanang .P Basuki/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Razia skala besar digelar secara serentak di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri pada Minggu, pukul 01.00 dini hari oleh pasukan gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP. Untuk wilayah kabupaten berpusat di Kawasan Monumen Simpang Lima Gumul, sementara di wilayah kota berpusat di Jl. PK. Bangsa. Operasi dengan skala prioritas penerapan PPKM Mikro dan mengantisipasi balapan liar ini berlangsung seru karena sempat terjadi aksi kejar – kejaran.

Demi memutus penyebaran virus, jajaran Polres Kediri, Polres Kediri Kota dan Kodim 0809 tidak ada pilihan kecuali melakukan tindakan tegas dan terukur. Disampaikan Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono sangat menyayangkan masih banyaknya masyarakat yang keluar dengan tidak memakai masker. Juga sejumlah anak muda menggelar aksi balapan liar, dikuatirkan mengancam keselamatan nyawa mereka dan pengguna jalan lainnya.

“Kami perintahkan kepada seluruh satuan untuk melakukan giat patroli dnegan memberikan sosialisasi dan edukasi bagi pelanggar. Bahwa wabah ini masih ada, dan diminta kesadaran serta kedisiplinan menjalankan protokol Kesehatan,” jelas AKBP Lukman. Sejumlah anak muda awalnya menggelar balapan liar, dibuat ciut nyalinya saat puluhan petugas Satlantas Polres Kediri. Sempat terjadi aksi kejar – kejaran hingga di depan Kantor Pemkab Kediri.

Lalu dimana anggota Satpol PP Kabupaten? Demikian pertanyaan Antox Prapungka Jaya, Ketua Komisi III DPRD saat mendapatkan kabar bahwa saat razia skala besar, pasukan milik pemerintah daerah ini tidak turut bergabung. Bahkan saat puluhan Polisi berada di Kawasan monument, tidak terlihat satupun anggota Satpol yang biasanya berjaga disana selama 24 jam.

Sementara di wilayah kota, usai digelar apel Bersama di Halaman Mapolres Kediri Kota, langsung melakukan patroli bersama selain sejumlah simpul – simpul jalan ditempatkan anggota Polri hingga pukul 03.00 wib. “Seluruh kekuatan Satpol PP Kota Kediri, kita kerahkan dan selalu kami monitor. Bahwa sesai tugas diberikan pimpinan, kami harus melayani masyarakat selama 24 jam di wilayah Kota Kediri,” ungkap Nur Khamid, Sekretaris Satpol PP Kota Kediri. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry