PROBOLINGGO | duta.co –  Galeri batik Dewi Rengganis diresmikan Bupati Tantri di Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Rabu (11/10/2017). Galeri tersebut milik Rusyami, wanita yang kuliahnya jauh dari jurusan bisnis.

Di dalam galeri milik Rusyami, terdapat aneka kain batik berbagai motif. Motif batik produksi Rusyami khas Kabupaten Probolinggo. Mulai motif Dewi Rengganis, mangga anggur, tembakau dan Bromo.

Kain-kain batik tersebut dipajang rapi. Pintu masuk galeri juga bermotif ukiran batik dengan seni tingkat tinggi. Sehingga kesan batik khas semakin kental memasuki galeri tersebut.

Rusyami tak hentinya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pembinaan Pemkab Probolinggo selama ini. Sebab, perusahaan batiknya kini memiliki 80 karyawan. Mereka kini sudah jadi pengrajin batik.

“Saya terus disemangati Ibu Bupati Tantri saat awal-awal merintis batik. Saya beralih ke bisnis batik karena ingin bangkit dari kondisi ekonomi yang tidak maju-maju. Akhirnya sekarang kami bisa merasakan manfaatnya, setelah dibantu permodalan dan pemasaran oleh Pemkab. Saya sarjana agama, tapi jika kita mau, kita bisa berbisnis,” kata Rusyami di hadapan ratusan pejabat dan masyarakat.

Bupati Tantri menyebut, Rusyami adalah sosok inspiratif. Bagaimana tidak, seorang sarjana agama bisa berjaya di bisnis batik. Ini membuktikan bahwa siapapun bisa sukses asalkan ada niat kuat dan tekun.

“Saya kenal Rusyami sebelum saya jadi bupati. Saya semangati dia agar terus berkarya di bisnis batik. Sejumlah saran dan dukungan kita berikan. Dan, Rusyami pengrajin pertama yang langsung mengikuti saran saya agar buka galeri. Bisa dilihat sekarang, bisnis batiknya sukses,” tukas Tantri.

Ke depan, lanjutnya, galeri batik milik Rusyami menjadi jujugan pengrajin batik di Kabupaten Probolinggo. Pengrajin batik lainnya bisa mengikuti jejak Rusyami.

“Nanti saya bikin lomba desain motif batik se-kabupaten. Selama empat tahun menjabat Bupati, bisnis batik di Kabupaten Probolinggo luar biasa pesat,” ujarnya di hadapan Wabup Timbul dan anggota DPR RI Hasan Aminuddin. (afa)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan