DIBANGUN: Proses pembangunan Lembaga Pendidikan Dayung Ilmu di Desa Perlis Langkat yang didukung donatur Rumah Zakat. (duta.co/DOK RZ)

LANGKAT| duta.co – Rumah Zakat berkomitmen melakukan perbaikan kualitas pendidikan, mencakup infrastruktur memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan pendidikan merata dan berkualitas. Salah satunya dengan memberikan bantuan dari Donatur Rumah Zakat untuk membangun Lembaga Pendidikan Dayung Ilmu. Lembaga Pendidikan Dayung Ilmu merupakan sebuah lembaga pendidikan non formal yang terletak di desa Perlis, Langkat, Sumatera Utara.

“Awalnya kami melihat di desa ini belum ada lembaga pendidikan non formal seperti taman baca atau perpustakaan. Biasanya anak-anak desa Perlis membaca buku yang mereka pinjam dari sekolah di pondok kecil yang terletak di samping warung salah satu warga (Dusun V Melur) atau di pinggiran sungai Babalan atau di atas sampan/perahu,” jelas Alawi, penggagas pendirian Lembaga Pendidikan Dayung Ilmu.

Hal inilah yang membuat saya bersama-sama dengan rekan-rekan saya di IMADIKLUS (Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Se-Indonesia) Wilayah-4 yang mencakup Kampus Sumatera seperti Unimed, UNP, UNIB, UNSRI dan UNRI tergerak mendirikan taman baca sekaligus tempat belajar non formal yang kami diberi nama ‘Lembaga Pendidikan Dayung Ilmu – Desa Perlis.

Proses pembangunan Lembaga Pendidikan Dayung Ilmu sendiri masih berlangsung dari (13/03) hingga saat ini (15/03). “Seluruh masyarakat desa Perlis sangat bersyukur dan sangat senang dengan adanya bantuan dari para donatur Rumah Zakat ini. Dengan bantuan ini harapannya dapat meningkatkan taraf pendidikan masyarakat desa Perlis meningkat lebih baik lagi.” Ungkap Alawi.

“Alhamdulillah pembangunan bangunan semi permanen dengan luas 7 x 5 meter sudah masuk ke tahapan pemasangan atap dan dinding. Proses pembangunan  diawali dengan acara peletakkan batu pertama oleh Kepala Desa Perlis Kecamatan Berandan Barat, Bapak Junaidi Salim pada Kamis (09/03) kemarin.” Lanjutnya.

Anto, selaku penanggung jawab program pembangunan menuturkan bahwa biaya bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana yang dihimpun Rumah Zakat melalui web crowdfunding www.sharinghappiness.org. (imm)

 

 

 

Tinggalkan Balasan