BACA : Keberadaan rumah dongeng bagian tak terpisahkan meningkatkan minat baca pada usia dini (Adi Kurniawan/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Pemerintah Desa Doko Kecamatan Ngasem memiliki cara sendiri untuk meningkatan minat baca warganya dengan mendirikan perpustakaan dan rumah dongeng. Disampaikan Ketua Tim PKK, Khuri Imastuti bahwa keberadannya telah berdiri sejak tahun 2017. Mulai buku resep masakan, buku cerita untuk anak – anak, buku pendidikan hingga karya ilmiah tersedia dengan menempati salah satu ruangan di kantor desa.

Keberadaan perpustakaan dan rumah dongeng disampaikan Ketua PKK Desa Doko seiring dengan diraihnya Desa Award kemudian keberadaannya diaktifkan kembali. “Setelah meraih kemenangan literasi Desa Award, rumah dongeng dan perpustakaan mulai diaktifkan lagi. Selama ini kegiatan rutin, dipergunakan secara bergantian antara TK  dan PAUD di lingkungan Desa Doko. Pada setiap hari Jumat di minggu pertama dan minggu kedua,” jelas Khuri Imastuti, disela – sela acara pada Kamis (27/02)

Ada satu harapan disampaikan agar pemerintah kabupaten memberikan dukungan, salah satunya dengan menambah jumlah buku bacaan pada perpustakaan. Setelah ini, selanjutnya akan digelar program Desa Menyapa, dengan berkunjung di setiap RT atau RW dengan membawa sejumlah buku bacaan. Hal ini dijelaskan Sri Agustin, koordinator perpustakaan dan rumah dongeng.

“Kegiatan mendongeng diadakan setiap bulan, minggu pertama untuk PAUD PKK Doko dan minggu kedua untuk TK Dharmawangsa Doko, dengan durasi pertemuan selama dua jam. Harapan ke depan, melakukan kunjungan ke RT dan RW dengan program Desa Menyapa. Tujuannya untuk pendekatan ke masyarakat biar lebih memaksimalkan untuk minat baca warga Desa Doko,” jelasnya. (ak/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry