Endang Sulistiyani – Dosen Sistem Informasi Fakultas Teknik

Fenomena balita asyik bermain dengan gadget bukanlah hal yang aneh lagi. Duduk berjam-jam menikmati fasilitas yang ada di dalamnya adalah hal yang wajar. Bahkan tertidur dalam pelukan gadget juga hal yang biasa.

Lantas bagaimana kehidupan sosial balita ke depannya?

Kondisi yang ada sekarang tidak terlepas dari kebiasaan yang ditunjukkan oleh orang tua kepada balita. Bagaimana tidak, orang tua lah yang justru memperlihatkan betapa nikmatnya menikmati fitur sampai terkadang  tidak memperdulikan lingkungan sekitar.

Orang tua pula lah yang pertama kali mengenalkan gadget kepada anaknya. Mulanya hanya sebagai hiburan, namun lama kelamaan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Alhasil tidaklah salah kalau balita bisa kecanduan gadget sejak dini.

Fenomena kecanduan tidak hanya berpengaruh pada diri pribadi anak melainkan juga kehidupan sosialnya. Kondisi yang saat ini ada menunjukkan bahwa balita lebih suka bermain dengan gadget dari pada bermain bersama teman.

Padahal sebagaimana kita ketahui manusia memiliki dua posisi, yakni sebagai individu dan juga makhluk sosil.

Peran gadget tidak hanya sebagai penyumpang berbagai gangguan kesehatan fisik, melainkan juga psikis. Artinya balita akan kekurangan rasa empati dengan lingkungan. Interaksi dengan teman di dunia nyata akan cenderung menurun.

Sebagaimana penyakit, kecanduan gadget butuh diciptakan penawar. Balita kecanduan bukan tanpa sebab. Melihat fenomena yang ada salah satu penyebab adalah kurangnya ruang dan kesempatan untuk melakukan aktivitas sosial.

Sebagai contoh, balita dikenalkan gadget saat orang tua tidak dapat menjalankan perannya untuk mengasuh. Tidak hanya itu, anak disuguhi gadget juga karena orang tua lebih khawatir anak main di luar dan mendapatkan luka.

Berdasarkan fenomena tersebut, terlihat bahwa balita memilih gadget karena itulah pilihan yang ada. Oleh karenanya perlu sesuatu yang dihadirkan untuk mengalihkan perhatian terhadap gadget.

Tidaklah mungkin anak mau meninggalkan pesona gadget tanpa ada hal pembanding yang dihadirkan yang tentu lebih menarik. Orang tua perlu menunjukkan kenikmatan bermain dengan teman.

Orang tua perlu memberikan perhatian lebih kepada anak dan siap hadir ketika sang buah hati membutuhkan sosoknya. Ciptakan suasana menyenangkan bagi anak-anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial. Biarkan mereka mengeksplorasi hal-hal baru.

Jangan banyak melarang anak mencoba hal –hal yang terlihat mengkhawatirkan. Solusi sederhana seperti ini diharapkan mulai mengikis kecanduan balita terhadap gadget. Bangkitkan harapan baru untuk masa depan yang lebih cerah. *

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry