Direktur RSI Surabaya Ahmad Yani, dr Samsul Arifin, Mars (tiga dari kiri) bersama para direksi rumah sakit di sela pembukaan Klinik Estetika, Jumat (15/3). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya Ahmad Yani semakin lengkap memiliki fasilitas untuk memberikan layanan prima pada masyarakat.

Komitmen untuk fokus pada bidang anak (child), wanita dan kecantikan (woman and beauty) serta geriatri (berhubungan dengan lanjut usia dan penuaan dini) terus diwujudkan.

Kali ini dengan membuka Klinik Estetika bagian dari pelayanan terhadap wanita dan kecantikan (woman and beauty). Klinik itu berada di lanyai 3 Graha RSI A Yani.

“Sebelumnya menyatu dengan layanan anak dan wanita. Tapi nampaknya kurang nyaman akhirnya kami pindah lokasi agar lebih menjaga privasi,” ujar Direktur RSI Surabaya A Yani, dr Samsul Arifin Mars di sela pembukaan klinik, Jumat (15/3).

Dipindahnya lokasi Klinik Estetika ini karena permintaan beberapa pasien yang membutuhkan tempat yang lebih intim dan privasi. Dokter Samsul menyadari hal itu karena klinik ini adalah bagian dari layanan yang memberikan kenyamanan bagi pasien.

“Memang pasien masih belum banyak jika dibandingkan dengan poli yang sudah ada. Kalau poli jantung sehari bisa 100 pasien, tapi di Klinik Estetika ini 10 orang per hari. Tapi ini lumayan bagus karena masih dalam tahap perkenalan. Kami yakin akan terus bertambah,” tandasnya.

Memang, sejak awal 2019 di mana RSI A Yani mulai memiliki gedung baru, konsep rumah sakit modern diterapkan. Karena itu layanan-layanan modern yang dibutuhkan masyarakat disediakan, salah satunya Klinik Estetika ini.

Di klinik ini ada banyak keunggulan dibanding pelayanan serupa di tempat lain. Wakil Direktur Pelayanan Medik, drg Laily Rachmawati yang bertindak sebagai project leader klinik ini mengakui ada enam dokter spesialis kulit kelamin yang bertugas. Mereka bergantian jadwal mulai Senin – Jumat dari pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

“Ditambah satu dokter spesialis bedah plastik yang juga sangat kompeten di bidangnya, jadi totalnya ada tujuh dokter spesialis di klinik ini,” tambah drg Laily.

Yang utama dari klinik ini adalah pelayanan syariah. Di mana dokter ahli yang ada hanya bisa melayani sesuatu yang sesuai syariat Islam.

Penanggungjawan Klinik Estetika dr Dwi Wulansari, SpKK sedang melakukan perawatan laser pada salah satu pasiennya saat pembukaan klinik, Jumat (15/3). DUTA/endang

Layanan yang dilarang tidak akan pernah dilakukan. Misalnya botox, filler atau tanam benang di wajah juga tidak dilakukan. Apalagi bedah plastik untuk menyempurnakan sesuatu yang ada.

“Kalau bedah plastik hanya untuk merekonstruksi, membetulkan sesuatu agar kembali berfungsi bahkan yang sudah berfungsi ingin disempurnakan,” jelas drg Laily.

Selain itu layanan lain yang menjadi unggulan adalah laser. Penanggungjawan Klinik Estetika dr Dwi Wulansari, SpKK mengatakan klinik ini dilengkapi dengan alat-alat dermatologi yang sangat canggih.

Untuk laser alatnya memiliki teknologi NdYag. Teknologi itu memiliki dua gelombang yang bisa mengatasi masalah kulit di permukaan hingga ke lapisan paling dalam.

“Ini bisa menghilangkan pigmentasi kulit hingga ke paling dalam. Juga bisa menghilangkan tato di tubuh,” tandasnya.

Klinik estetika di RSI Surabaya Ahmad Yani fasilitasnya cukup memadai. Selama masa promo, klinik ini memberikan banyak sekali penawaran dan promo bagi pasiennya. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.