RS Kemenkes Surabaya memperlihatkan alat PET Scan, teknologi mutakhir untuk deteksi dini kanker, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme, yang resmi dioperasikan pertama kali di Jawa Timur, Selasa (16/9/2025).

SURABAYA | duta.co – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kemenkes Surabaya kembali mencetak sejarah. Pada Selasa (16/9/2025), rumah sakit milik Kementerian Kesehatan RI ini resmi membuka Layanan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler, yang menjadi layanan pertama di Jawa Timur.

Dengan dukungan teknologi mutakhir PET Scan dan SPECT-CT, layanan ini mampu mendeteksi dan menangani berbagai penyakit serius seperti kanker, gangguan metabolisme, hingga penyakit jantung dengan hasil yang lebih presisi, cepat, dan efektif.

“Layanan ini merupakan one stop service pertama di Jawa Timur untuk penanganan keganasan kanker, khususnya kanker tiroid. Kami melakukan end-to-end service, mulai dari pemeriksaan laboratorium in-vitro, diagnostik dengan PET/SPECT, hingga terapi ablasi,” ungkap Dr. Tri Pera Sucianti, Sp.KN-TM, Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler RS Kemenkes Surabaya.

Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler di RS Kemenkes Surabaya mencakup:

* Pemeriksaan laboratorium in-vitro (RIA/RIRA)
* PET Scan (Positron Emission Tomography) untuk mendeteksi kelainan metabolisme tubuh
* SPECT-CT (Single Photon Emission Computed Tomography – Computed Tomography) untuk pemetaan organ dan jaringan secara detail
* Terapi ablasi kanker tiroid dengan pendekatan presisi
Seluruh prosedur dilakukan dengan prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable), yaitu penggunaan dosis radiasi serendah mungkin tanpa mengurangi kualitas hasil diagnostik.

Kehadiran layanan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Jawa Timur yang sebelumnya harus berobat ke Jakarta atau bahkan ke luar negeri untuk mendapatkan layanan serupa. “Dengan adanya fasilitas ini, pasien bisa memperoleh deteksi dini maupun terapi presisi di daerah sendiri,” tambah dr. Tri Pera.

Langkah ini juga sejalan dengan visi Kemenkes untuk pemerataan layanan kesehatan, agar masyarakat tidak terbebani biaya tambahan perjalanan atau pengobatan di luar negeri.

Selain menghadirkan teknologi tinggi, RS Kemenkes Surabaya juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi layanan tanpa suap dan gratifikasi. Pihak rumah sakit meminta masyarakat untuk melapor jika menemukan indikasi gratifikasi melalui HALO KEMENKES 1500567 atau https://wbs.kemkes.go.id.(gal)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry