SURABAYA | duta.co  – Pengamat Politik Rocky Gerung gagal menghadiri Seminar Akal Sehat yang diadakan kantor redaksi Harian Umum (HU) Duta Masyarakat, jalan Gayungsari Timur 33 Surabaya, Sabtu (2/2/2018).

Kendati Rocky gagal datang, peserta seminar mengaku tak merasa kecewa. Pasalnya, seminar tetap berjalan dan diiisi oleh narasumber kompeten yang lain. Selain ada Prof Dr Suyatno MPd (Rektor Universitas HAMKA) dan Dr Tatang Istiawan (Wartawan Senior Surabaya), juga tampak hadir Djamal Azis B.Sc, SH, MH.

Meski tak bisa datang, Rocky mengirimkan pesan suara kepada para peserta. Dia meminta maaf berhalangan hadir karena harus menyelesaikan kasus hukum di Jakarta.

“Minta maaf sekali, masih ada proses hukum yang saya harus selesaikan,” ujarnya kepada peserta.

Rocky berjanji akan datang ke Surabaya dalam acara yang sama. Rocky juga berterimaksiah kelada Choirul Anam (Cak Anam) yang sudah mengundangnya.

“Lain kali kita bertemu. Silakan meneruskan acara, kita tetap berbahagia karena ada kesempatan lagi nanti,” ucapnya.

Sementara itu, penyelenggara acara Mokhammad Kaiyis mengaku sempat khawatir ketidak kehadiran Rocky Gerung akan membuat peserta kecewa. Tapi kekhawatiran itu tidak terbukti.

“Ternyata peserta antusias dan memaklumi, bahkan berharap bisa bertemu di lain waktu,” jelasnya.

Pemimpin redaksi Duta Masyarakat ini memaklumi Rocky berhalangan hadir. Sebab, hari ini dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Polda Metro Jaya.

“Tadi malam menjalani pemeriksaan sampai dini hari, hari ini dijadwal lagi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, ini marathon, jadi wajar ngak datang,” ujarnya.

Kaiyis menegaskan, Rocky sebenarnya sudah konfirmasi akan datang. Di beberapa media sosialnya, template acara Seminar Akal Sehat sudah diunggah.

Ketidak hadiran Rocky karena menjalani pemeriksaan sebenarnya menimbulkan tanda tanya. Sebab, banyak informasi beredar bahwa Rocky diduga dicekal ke luar dari Jakarta.

“Padahal Rocky masih saksi, banyak asumsi. Mungkin karena berbarengan dengan jadwal Jokowi ke Surabaya, atau juga mengurangi jadwal Rocky ke Jawa Timur. Karena Jawa Timur jadi rebutan (pilpres),” ungkapnya.

Kaiyis menegaskan, seminar akal sehat ini tidak ada kaitannya dengan dukung mendukung dalam politik. Acara ini murni untuk mencerdaskan masyarakat dalam era digital.

Dalam seminar ini, lanjut Kaiyis, ada beberapa catatan. Diantaranya adalah meminta polosi profesional dan proporsional dalam menjalankan tugas. Tujuannya adalah supaya tidak menciptakan publik ketakutan.

“Kedua adalah peserta menyadari ketidak hadiran Bang Rocky. Dan akan kita jadwal lagi agar bisa datang ke seminar dalam bulan-bulan ini. Dan tadi selesai seminar peserta membubuhkan tanda tangan sebagai dukungan kepada Bang Rocky, tanda tangan ini nanti akan kita kirim,” tandasnya. (azi, eno)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.