BANTUAN : Tim Robot Universitas Kristen Petra Surabaya memeragakan cara kerja robot khusus untuk membantu tenaga medis bernama SPERO di Kampus UK Petra, Surabaya, Jumat (26/6/2020). SPRERO atau Support for Pandemic and Epidemic Robot didesain khusus untuk membantu tenaga medis di rumah sakit dalam berinteraksi ringan dengan pasien Covid-19. DUTA/RIDHO

SURABAYA l duta.co – Robot pengantar makanan dan obat-obatan untuk pasien Covid-19 semakin banyak diproduksi oleh kampus-kampus di Surabaya. Kali ini Universitas Kristen (UK) Petra dengan membuat robot bersama Spero (Support for Pandemic and Epidemic Robot).

Robot itu dibuat lima dosen dan karyawan laboran Fakultas Teknologi dan Industri Jurusan Elektro dan Mesin UK Petra. Selama sebulan, robot itu dibuat dan dirancang tim dengan total biaya Rp 27 juta.

Ada empat rak di robot Spero di mana masing-masing rak diberi nomor. Rak diisi barang kebutuhan pasien sesuai dengan nomor yang tertera dan nantinya rak dengan nomor tersebut akan menyala.

Sehingga pasien A misalnya tidak akan mengambil barang yang tidak sesuai dengan barang yang diperuntukkan bagi dirinya. Meminimalisir tertukar dengan barang orang lain.

Ketua Tim, Indar Sugiarto mengaku robot ini tidak ada yang spesial. Semua pihak sudah banyak yang membuat dan memberikan bantuan kepada pihak rumah sakit yang membutuhkan terutama di saat pandemi seperti ini.

“Namun, ada permintaan dari rumah sakit agar robot itu kebisingannya bisa ditekan. Ini sudah kita tekan agar tidak terlalu bising,” ujar Indar.

Selain itu, Indar mengatakan robot ini juga dikendalikan dengan remote dari bekas video games. Bisa dikontrol sejauh 15 meter.

“Juga dilengkapi dengan rak yang diberi nomor sehingga kebutuhan pasien disesuaikan dengan nomor di rak yang ada.  Juga ada video chatting antara pasien dengan petugas medis sehingga bisa diminalisir kontak langsungnya,” jelas Indar.

Juga robot ini dilengkapi delapan sensor yang bisa membuat robot ini tidak membentuk obyek lainnya.

“Dan yang utama robot ini open source, semua orang yang mau membuat robot serupa silahkan saja. Bisa dicontoh siapapun. Kita akan berikan semuanya. Bahkan sudah kita unduh di web resmi kampus kami,” tutur Indar yang juga dosen Prodi Teknik Elektro UK Petra.

Rektor UK Petra, Prof Dr Ir Djwantoro Hardjito, MEng mengaku robot ini sebagai sebuah dukungan kepada tim medis agar bisa terus semangat menghadapi pandemi ini. Kehadiran Spero ini sebagai sebuah permulaan, karena pada 2021 ini Prodi Elektro akan membuka jurusan baru yakni internet of thinks.

“Segala sesuatu nantinya akan dikendalikan dari jarak jauh. Inilah awal kami sebelum membuka jurusan itu,” tandasnya.

Robot ini akan disumbangkan UK Petra ke Rumah Sakit Royal Surabaya. Penyerahan langsung dilakukan tim UK Petra ke rumah sakit di kawasan Rungkut Industri itu, Jumat (26/6/2020). end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry