H Nurhadi ST (kiri) dan Rizza (kanan/ft/ist)

SIDOARJO | duta.co – Sidoarjo adalah daerah istimewa PKB (Partai Kebangkitan Bangsa). “Memilih Kaji Rizza sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo masa bhakti 2026-2031, sangatlah tepat. Bayang-bayang Sidoarjo lepas dari basis PKB, menjadi lenyap,” demikian disampaikan H Nurhadi ST, pengusaha otomotif di Kecamatan Taman, Sidoarjo, kepada duta.co, Kamis (11/6/26).

Seperti diberitakan, Rizza menyampaikan rasa syukur dan siap atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin PKB Sidoarjo lima tahun ke depan. “Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo. Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi amanah bersama yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” katanya usai pengumuman secara daring di Kantor DPC PKB Sidoarjo, Kamis (11/06/2026).

Menurut Abah Nur, pangilan akrab Nurhadi ST, Rizza memiliki jaringan yang sangat kuat. Sebagai kader handal GP Ansor, ia telah menunjukkan dedikasi yang tangguh di depan warga nahdliyin. “Posisinya sebagai wakil rakyat di DPRD Sidoarjo, membuat Rizza lebih mudah bergerak untuk umat. Apalagi sekarang dipercaya DPP untuk menjadi Ketua DPC PKB,” tegas Abah Nur.

Menurutnya, terpilihnya Rizza ini, sekaligus menjadi simbol regenerasi kepemimpinan di tubuh PKB Sidoarjo. Politisi yang saat ini menjabat Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo tersebut sebelumnya masuk dalam empat nama kandidat yang ditetapkan DPP PKB bersama Abdillah Nasih, Usman, dan Ibbnu Azzar Firdaous.

“Saya yakin DPP PKB memiliki pertimbangan lebih matang, sehingga Rizza harus memegang estafet politik di kota udang ini. Kita tahu, dalam Pilkada kemarin, PKB harus melakukan sig-sag dan kalah,” tambahnya.

Maka, penetapan ini bukan cuma menandai berakhirnya rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) VI PKB Sidoarjo yang sebelumnya mengerucutkan empat nama kandidat untuk mengikuti tahapan seleksi dan uji kelayakan partai, tetapi, sekaligus mengerek wajah baru untuk PKB Sidoarjo. “Saya yakin, Rizza akan melakukan lompatan besar agar PKB lebih menguasai jagat perpolitikan di bumi Sidoarjo, terlebih Jatim,” kenangnya.

Rizza sendiri dikenal sebagai kader yang tumbuh dari lingkungan organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Ia pernah menjabat Ketua IPNU Sidoarjo, Ketua GP Ansor Sidoarjo selama dua periode, dan kini dipercaya sebagai Kasatkorwil Banser Jawa Timur.

Pada Pemilu Legislatif 2024 lalu, Rizza juga menjadi salah satu kader PKB dengan perolehan suara signifikan di Kabupaten Sidoarjo. Dan sekarang menduduki Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo. Dengan pengalaman organisasi yang dimilikinya, Rizza menegaskan akan fokus memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat bawah. “Prioritas kami adalah memperkuat struktur partai dari tingkat cabang, anak cabang hingga ranting. PKB harus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sidoarjo,” tegasnya kepada wartawan.

Ia juga menilai bahwa soliditas internal menjadi kunci penting untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan. Karena itu, dirinya mengajak seluruh kader untuk bersatu dan bekerja bersama membesarkan partai. “Tidak ada lagi sekat-sekat pasca proses pemilihan. Saatnya seluruh kader bergandengan tangan, menjaga kekompakan, dan bekerja untuk kemajuan PKB serta masyarakat Sidoarjo,” ungkapnya. (luth)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry