Wali kota dan wakil wali kota serta jajaran Forkopimda membuka Semipro secara simbolis.

PROBOLINGGO | duta.co – Gemerlap lampu panggung, tarian kolosal yang memukau, semangat ribuan warga, hingga dentuman musik yang menggema menjadikan pembukaan Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) 2026 berlangsung spektakuler di Stadion Bayuangga, Jumat (3/7/2026) malam.

Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati area stadion sejak sore hari. Kawasan Semipro dipenuhi stan UMKM, wahana permainan anak, kuliner khas, hingga berbagai pameran ekonomi kreatif yang langsung diserbu pengunjung.

Antusiasme masyarakat semakin terasa ketika panggung utama menampilkan tari kolosal, dilanjutkan flashmob Anthem Semipro 2026, kemudian ditutup penampilan memukau guest star Tyok Satrio ( X Factor Indonesia), yang sukses menghibur ribuan penonton.

Tyok menghipnotis penonton dengan suaranya melalui lagunya yang berjudul “Kamu”.

Hari pertama Semipro adalah Hari Penglarasan. Momen paling ditunggu terjadi saat Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Probolinggo I.A. Dwi Lestari, Ketua TP PKK dr Evariani, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan secara simbolis membuka Semipro 2026 dengan menekan sensor layar videotron secara bersamaan.

Suasana pembukaan yang meriah menjadi awal optimistis bagi pelaksanaan Semipro tahun ini. Cahaya lampu panggung berpadu dengan antusias ribuan pengunjung yang terus memadati Stadion Bayuangga hingga malam hari.

Stan kuliner dipenuhi antrean pembeli, wahana permainan ramai oleh keluarga yang mengajak anak-anak menikmati masa liburan, sementara panggung utama tak pernah sepi dari tepuk tangan dan sorakan penonton.

Melalui Semipro 2026, Pemerintah Kota Probolinggo berharap event tahunan ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi penggerak utama sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, investasi, serta memperkuat posisi Kota Probolinggo sebagai destinasi wisata dan kota event yang semakin diperhitungkan di Jawa Timur.

Semipro 2026 akan berlangsung selama 10 hari, mulai 3 hingga 12 Juli 2026, dengan menghadirkan puluhan kegiatan yang memadukan seni budaya, hiburan, olahraga, pariwisata, ekonomi kreatif, pelayanan publik, hingga pemberdayaan UMKM.

Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin mengatakan Semipro merupakan bagian penting dari strategi Pemerintah Kota Probolinggo dalam menggerakkan roda perekonomian daerah melalui penyelenggaraan berbagai event sepanjang tahun.

“Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, masyarakat Kota Probolinggo, kegiatan Semipro merupakan rangkaian dari event yang kita adakan di Kota Probolinggo. Tahun 2025 kemarin kita menyelenggarakan sekitar 340 event. Tahun 2026 ini, jika digabung dengan event kecil, insyaallah jumlahnya akan lebih dari 340 event,” ujarnya.

Mengusung tema “Linggo Lungguh, Duduk Bersama, Bangkit Bersama”, setiap hari Semipro menghadirkan tema dan pertunjukan yang berbeda sehingga masyarakat memperoleh pengalaman baru setiap harinya.

“Mulai hari ini sampai tanggal 12 Juli nanti, masyarakat akan mendapatkan sedikitnya 10 pengalaman besar melalui berbagai pertunjukan seni dan potensi terbaik yang dimiliki Kota Probolinggo,” katanya.

Wali Kota Aminuddin menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi city branding Bersolek, dengan mengedepankan karya dan kreativitas putra-putri daerah.

“Sepuluh kegiatan utama selama sepuluh hari ini merupakan hasil karya anak-anak Kota Probolinggo. Tujuan utamanya adalah meningkatkan perekonomian Kota Probolinggo,” tegasnya.

Menurut Aminuddin, strategi menghadirkan event secara konsisten mulai menunjukkan hasil positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perputaran uang di Kota Probolinggo mengalami peningkatan signifikan.

“Tahun 2025 berdasarkan data BPS, putaran uang di Kota Probolinggo mencapai Rp16 triliun dalam satu tahun. Sebelumnya pada 2024 sebesar Rp13 triliun. Artinya pertumbuhan ekonomi kita semakin meningkat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo juga naik dari sekitar 5,2 persen menjadi 6,81 persen.

“Ini menandakan bahwa apa yang kita lakukan selama satu setengah tahun terakhir benar-benar mengarah pada peningkatan ekonomi yang akhirnya berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Aminuddin, seluruh event yang diselenggarakan pemerintah merupakan bagian dari manajemen finansial daerah, yakni memperbanyak uang yang masuk ke Kota Probolinggo sekaligus menahan agar perputaran uang tetap berada di dalam kota.

Karena itu, Semipro sengaja dilaksanakan saat musim libur sekolah agar masyarakat tidak perlu mencari hiburan ke luar daerah.

“Makanya Semipro ini kita lakukan saat anak-anak sedang libur. Harapan kami mereka tidak mencari hiburan di luar kota. Semua hiburan kita hadirkan di sini, mulai permainan, pertunjukan, kuliner, sampai wahana keluarga,” katanya disambut tepuk tangan masyarakat.

Wali Kota juga mengungkapkan tingginya tingkat kunjungan wisatawan mulai terlihat dari meningkatnya okupansi hotel di Kota Probolinggo.

“Hari ini kalau mau menginap di Kota Probolinggo harus booking tiga hari sebelumnya karena tingkat okupansi hotel semakin tinggi. Ini menunjukkan semakin banyak orang datang ke Kota Probolinggo,” ujarnya.

Ia optimistis kondisi tersebut akan terus mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi hingga mampu mencapai target delapan persen sebagai kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

Pada kesempatan itu, Aminuddin juga memasang target perputaran uang selama pelaksanaan Semipro 2026 mencapai lebih dari Rp3 miliar.

“Semipro tahun lalu menghasilkan perputaran uang sekitar Rp2,85 miliar. Tahun ini dengan kegiatan yang lebih padat, dukungan masyarakat, OPD, ASN, dan seluruh pihak, kita harapkan bisa lebih dari Rp3 miliar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Semipro 2026 yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Probolinggo, Muhammad Abbas, menjelaskan Semipro merupakan agenda tahunan sekaligus salah satu event unggulan dalam Calendar of Event Kota Probolinggo.

Menurutnya, Semipro menjadi media promosi daerah yang mengintegrasikan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, seni budaya, olahraga, hingga pelayanan publik dalam satu rangkaian kegiatan.

“Semipro tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat pada masa libur sekolah, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kota Probolinggo kepada masyarakat luas. Melalui event ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat citra Kota Probolinggo sebagai Kota Bersolek yang kreatif, ramah wisatawan, meningkatkan aktivitas ekonomi, sekaligus mendorong tumbuhnya investasi,” jelas Abbas.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Semipro 2026 melibatkan berbagai unsur masyarakat mulai pelaku UMKM, ekonomi kreatif, pedagang kaki lima, sanggar seni budaya, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, sponsor, komunitas, hingga masyarakat umum.

“Penyelenggaraan Semipro merupakan ruang kolaborasi seluruh masyarakat Kota Probolinggo. Ini adalah event milik bersama,” katanya.

Semipro 2026 diselenggarakan setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB, pengunjung dapat menikmati beragam agenda seperti pameran UMKM dan ekonomi kreatif, festival kuliner, pentas seni budaya, hiburan musik, gerakan pangan murah, festival layang-layang sambitan, gerapan kambing, gerapan sapi brujul, berbagai perlombaan masyarakat, pelayanan publik, hingga aktivitas komunitas. hul

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry