CSR : (ki-ka) Maanger PR dan CSR PT Pertamina Gas Zainal Abidin, Direktur Utama Pertamina Gas Wika Migantoro berbincang dengan Kepala Desa Penatarsewu Choliq di sela launching Resto Apung Seba, Senin (20/5). DUTA/endang

SIDOARJO | duta.co  –  Resto Apung Seba di Desa Penatarsewu Tanggulangin Sidoarjo resmi dibuka. Direktur Utama PT Pertamina Gas (Pertagas) Wika Migantoro meresmikan secara langsung restoran di kampong binaan Pertagas itu, Senin (20/5).

Ini adalah restoran yang dibuat Pertagas untuk warga di desa tersebut. Ini dilakukan untuk menjadikan desa tersebut bisa berkembang dengan potensi unggulan desa yang ada yakni ikan asap.

“Ini etalasenya lah, supaya produk ungulan ini bisa ada tempat menjualnya. Selama ini produk ikan asap di desa ini sudah kita bantu untuk alat-alatnya supaya lebih modern,” ujar Wika di sela pembukaan.

Beroperasinya Resto Apung Seba di Kampung lkan Asap binaan PT Pertamina Gas (Pertagas) membawa berkah bagi warga sekitar. Selama Ramadan, omset puluhan juta dihasilkan oleh pengelola.

 “Alhamdulillah respon konsumen bagus. lni sekaligus menandakan bahwa kelompok pengelola Resto Apung Seba memiliki komitmen kuat untuk maju,” ungkapWika.

Sejak soft launching pada  29 April 2019 lalu hingga kini, omset resto ini telah mencapai Rp 26 juta.

Pertagas membantu pembangunan resto sebagai salah satu kelanjutan program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan di wilayah operasi perusahaan di Jawa Timur.

 Dibangun sejak pertengahan 2018, bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan ini pembangunan Resto Apung Seba telah rampung dan siap menyajikan kuliner khas Sidoarjo.

Resto Apung Seba dikelola oleh Kelompok Usaha Resto Apung Seba milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Penatarsewu.

Sebelumnya Desa Penatarsewu telah terkenal sebagai desa penghasil ikan asap. Selama ini warga menjual hasil ikan asap ke pasar atau tengkulak. Kehadiran Resto Apung Seba akan memberikan wadah bagi warga penghasil ikan asap untuk langsung menjual produknya.

“Sejak soft launching resto sudah sebanyak 44 kilogram ikan asap yang dikirim ke Resto Apung Seba,” ujar Choliq Lurah Penatarsweu yang ditemui di peresmian.

Saat ini sebanyak 10 persen dari total populasi warga usia produktif di Desa Penatatsewu yang terlibat aktif di program CSR Kampung lkan Asap.

Pertagas berharap, kinerja Resto Apung Seba bisa semakin berkembang ke depan. “Kami optimis kehadiran program CSR Pertagas mampu mambawa multiplier efek bagi kelompok masyarakat Iainnya,” lanjut Wiko.

Usaha bersama Pertagas dan warga Desa Penatarsewu diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, yang nantinya akan berdampak langsung kepada peningkatan perekonomian Desa Penatarsewu. end/ril

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.