Anggota DPRD Jatim Hidayat saat hadir dalam giat reses di Mlaten. (dok/duta)

MOJOKERTO | duta.co – Hari terakhir giat serap aspirasi yang digelar Anggota DPRD Jatim, HHidayatS.Ag, M.Si kembali menjadi ajang keluh kesah warga. Pada reses yang digelar di Balai Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ini, Keluh kesah warga setempat tumpah ruah.

Aspirasi warga mulai dari mahalnya harga pupuk, perbaikan infrastruktur jalan hingga usulan pengadaan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS).

“Kami harap kepada bapak untuk merealisasikan TPS. Selama ini banyak warga yang membuang sampah sembarangan, tidak hanya dari desa Mlaten saja, ” Keluh pemuda ini.

Sunarto seorang tokoh masyarakat meminta didatangkannya tim ahli pupuk. Hal ini untuk mengatasi persoalan pupuk bersubsidi yang dua tahun terakhir menjadi komoditi langka

 “Kami berharap bapak mau mendatangkan tim ahli pupuk, agar persoalan pupuk teratasi. Sehingga tidak berdanpak terhadap menurunnya hasil pertanian, ” Keluhnya.

Yang menarik pada saat sambutan, Hidayat mengutarakan permintaan pengadaan gedung PAUD yang diusulkan Kades Mlaten,  Dwi Siswarini.

“Bu Lurah mengusulkan mengadakan gedung paud. Gedung PAUD itu penting karena menyangkut kepentingan masyarakat. Apalagi hal ini terkait dengan peningkatan ekonomi yang lagi terpuruk. Dimana orang berkumpul disitu ekonomi tumbuh, ” Jelasnya.

Soal pendatangan tim ahli pupuk, Hidayat pun menyanggupinya. Ia menyatakan akan memenuhi permintaan tersebut.

Sementara itu, Kades Mlaten Dwi Siswarini mengungkapkan terimakasihnya kepada Hidayat sudah mau menggali potensi desa Mlaten. Apalagi ini adalah reses terakhir setelah dari Jombang.

“Ini adalah kehormatan bagi desa Mlaten untuk dapat mengeluarkan unek-unek pada wakil kita di Propinsi Jatim.

Kita dapat menyampaikan mengenai kekurangan dari infrastruktur kita, mulai dari jalan sampai plengsengan irigasi, ” Pungkasnya. (Yep)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry