BANJARNEGARA | duta.com – Mengubah kebiasaan hidup masyarakat harus dari usai anak-anak. Terlebih hal itu terkait dengan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Inilah gerakan Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Palang Merah Indonesia (PMI) Desa Sokaraja Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara.

Para relawan yang terlatih terus menggencarkan PHBS kepada masyarakat. Terbaru, mereka mengajak anak-anak di Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Nurul Ilmi dan Sekolah Minggu Budha Dhammasesa.

“Tujuan kami mengenalkan PHBS sedini mungkin agar mereka menjadi generasi yang tangguh, sehat dan menjadi cikal bakal pemuda yang berkualitas yang mampu menjadi pioner di keluarganya dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” kata Ketua Tim Sibat PMI Desa Sokaraja Tato dalam keterangan tertulisnya kepada duta.co, Rabu (22/9/2021).

Sedikitnya, para relawan berhasil mengajak lebih dari 200 anak yang terbagi dalam beberapa kelompok sebagaiman aturan protokol kesehatan. Mereka mengajarkan anak-anak tentang PHBS. Juga mengajak jangan lengah terhadap bahaya Covid yang belum selesai dan demam berdarah dengue (DBD)

Menyesuaikan dengan segmentasi promosi kesehatan, para relawan pun menyampaikan materi dalam bentuk permainan dengan metode berbasis android, yakni memainkan aplikasi permainan Covid Fighter yang bisa didownload secara gratis di link PMI Pusat.

Dalam kegiatan itu, peserta juga mendapatkan masker dan susu secara gratis dari Korea International Cooperation Agency (KOICA) sebagai penambah imun.

Perlu Niat

Sementara koordinator kegiatan Watiah mengatakan, pihaknya akan terus melakukan berbagai inovasi kegiatan dengan target segmentasi yang beragam. Juga menggandeng berbagai pihak sehingaga peran PMI semakin memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat.

Dia mengakui untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidup masyarakat bukan hal yang mudah.

“Memang membangun manusia itu sulit, namun dengan niat, ilmu, skill dan kemampuan dengan semangat serta kerja sama tim dan melibatkan berbagai unsur bukan mustahil target dapat berjalan dengan maksimal,” ujarnya.

Selain, pihaknya juga berharap peran pemerintah desa untuk lebih mengoptimalkan program PMI yang tengah berlangsung tersebut. Dengan begitu, pembangunan sumber daya manusia yang sedang berjalan dapat dapat menuai hasil dalam beberapa waktu ke depan. (rif)

Foto Tim Sibat PMI Desa Sokaraja saat melakukan promosi kesehatan kepada anak-anak (dok)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry