VIP: Lokasi dan tenda yang luas serta meja kursi yang apik membuat suasana serasa VIP. (FT/MKY)
MOJOKERTO | duta.co – Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) Mojokerto, Jumat (27/8/2021) menggelar vaksinasi massal, dengan melibatkan ribuan peserta.

Bekerjasama dengan TNI (Tentara Nasional Indonesia), vaksinasi kali ini juga menyasar keluarga besar Ponpes Amanatul Ummah yang diasuh Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA.

Pantuan duta.co. vaksinasi massal ini sangat berbeda dengan gelar vaksinasi  di tempat lain. Peserta yang datang sejak pagi, tampak begitu tertib. Pun kesiapan petugas, penataan lokasi, sarana pra sarana.

“Sebanyak 27 Puskesmas siap membackup untuk menyukseskan acara ini. Cuma kita butuh seperlunya saja,” ujar salah seorang petugas dari jajaran TNI.

Tak kalah menarik, ada ‘rejeki’ khusus untuk setiap peserta vaksin. Mereka mendapat minuman kacang ijo, makan nasi rawon. Pulang masih membawa beras 5 Kg. Sudah begitu, ada transport.

“Rejeki nompok! Kalau begini, imun kita pasti meningkat,” celetuk salah seorang peserta saat antre makan rawon sambil tersenyum.

Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, turut sibuk mengontrol kesiapan panitia pelaksana. Menurut putra almaghfurlah KH Abdul Chalim, salah satu pendiri Nahdlatul Wathan dan Nahdlatul Ulama (NU) ini, jangan sampai ada peserta yang lapar. Apalagi sampai berdampak pada kesehatan usai menerima vaksin.

Pun bagi yang gagal vaksin, apakah karena faktor komorbid atau lainnya, tetap bisa  menikmati hidangan, membawa pulang beras 5 Kg dan uang transpot. Vaksinasi IKHAC sendri untuk tahap pertama dengan menggunakan CoronaVac. Tetapi, ada juga peserta yang datang untuk (vaksin) tahap kedua.

“Tidak usah pulang. Persilakan masuk saja! Mereka bisa menikmati kacang ijo dan nasi rawon. Ada beras untuk dibawa pulang serta transpot,” demikian Kiai Asep kepada panitia.

Masih menurut Prof Dr KH Asep, dalam kondisi seperti ini, di mana warga tengah menghadapi  berbagai masalah — baik ekonomi mau pun kesehatan — maka, harus ada kepedulian lebih kepada mereka.

“Kami tidak mau hanya ketempatan vaksinasi, tetapi, berusaha maksimal untuk bisa memberi yang terbaik kepada peserta vaksinasi,” jelasnya kepada duta.co di sela-sela acara.  (mky)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry