“Lantas siapakah Satrio Piningit Ratu Adil yang diprediksikan oleh Ronggo Warsito muncul pada tahun 2025?”
Oleh Paijo Parikesit Santri Angon

RADEN Ngabehi Ronggo Warsito III yang bernama kecil Bagus Burhan dikenal sebagai pujangga dari Kasunanan Surakarta. Beliau murid kesayangan dari Kyai Muhamad Besari Ponorogo. Hingga era milenial atau era digital sekarang, nama pujangga tersebut sering disebut-sebut oleh banyak pengkaji sastra dan filsafat Jawa. Namanya pula sering disinggung di kalangan masyarakat Kejawen.

Di kalangan masyarakat, Ronggo Warsito bukan hanya dikenal sebagai pujangga, namun pula sebagai peramal masa depan. Pendapat mereka tidak bisa disangkal kebenarannya. Karena melalui beberapa karyanya, banyak ramalan sang pujangga tidak meleset alias tepat.

Selain melalui Serat Kalatidha Piningit, Ronggo Warsito meramalkan tentang datangnya Ratu Adil yang dituangkan dalam Serat Joko Lodhang. Melalui naskah tersebut, Ronggo Warsito pula menjelaskan tentang ciri-ciri Ratu Adil yang akan membawa keadilan di muka bumi nusantara.

Kajian Serat Jaka Lodang

Menurut Serat Joko Lodang pupuh Gambuh pada satu sampai tiga bahwa datangnya Ratu Adil ditandai mulai bangkitnya kaum pribumi yang sekian lama berada dalam cengkeraman kaum penjajah yakni para Oligarki pada sengkalan Sirna Tata Estining Wong. Sengkalan yang menunjuk tahun Jawa 1900 atau tahun 1965 – 2025 Masehi.

Tanda kedua tentang munculnya Satrio Piningit Ratu Adil yakni kebobrokan mental manusia yang terjadi pada sengkalan NIr Sat Esthining Urip. Sengkalan yang menunjuk tahun Jawa 1920 atau tahun 2000 Masehi.

Dikatakan terjadi kebobrokan mental, mengingat hari ini banyak manusia yang munafik, melakukan maksiat, bermain perempuan, berjudi, mabuk, Korupsi, merusak alam dan tindakan bejat lainnya. Sehingga timbullah hukuman Tuhan melalui prahara dan meletusnya Gunung Merapi, Stunami dan Banjir Sumatera dan prahara ada di mana mana.

Prediksi Ronggo Warsito dalam Serat Joko Lodang pupuh Sinom perihal peristiwa yang terjadi pada tahun 2000 Masehi tersebut memiliki benang merah dengan Serat Sabdo Palon.

Di mana meletusnya Gunung Merapi ,stunami dan Banjir Sumatera tahun 2025 dimaknai sebagai simbol timbulnya Sabdo Palon yang merupakan jiwa dari Satrio Piningit Ratu Adil.

Dengan demikian, timbulnya Sabdo Palon dapat diidentikkan dengan timbulnya Satrio Piningit Ratu Adil. Tokoh ideal yang akan datang serupa angin. Menyapu awan pekat yang menyelimuti langit hingga matahari membinarkan wajah pertiwi.

Melalui pupuh Megatruh pada satu sampai tiga dalam Serat Joko Lodang, Ronggo Warsito yang menyebutkan bahwa datangnya Satrio Piningit Ratu Adil pada sengkalan Wiku Sapta Ngesti Ratu yang menunjuk tahun 1950 Jawa atau 2025 Masehi tersebut, rakyat mulai merasakan perbaikan ekonomi yang mengarah kesejahteraan dan kemakmuran hidup.

Dari ungkapan di muka bisa disimpulkan bahwa Satrio Piningit Ratu Adil adalah seorang pemimpin negeri yang memiliki dua ciri utama, yakni: pertama, memperbaiki perekonomian bangsa sesudah dicabik-cabik oleh bangsa sendiri dan oligarki Sehingga dengan perbaikan ekonomi, diharapkan kehidupan rakyat akan menjadi sejahtera dan makmur.

Paijo Parikesit menuturkan ada beberapa Ciri ciri Satrio piningit menurut Jayabaya dan Ronggowarsito Ciri-ciri Satrio Piningit menurut ramalan Jawa (Jayabaya dan Ronggowarsito) adalah sosok pemimpin karismatik yang muncul di masa sulit, membawa keadilan, ketentraman, dan kemakmuran, seringkali diawali bencana alam dan kekacauan, memiliki ketegasan, kejujuran, sifat seperti ratu adil (adil, welas asih), dan akan membawa perubahan besar setelah melewati penderitaan atau tersamar (piningit) untuk memimpin dengan konsep Notonegoro (negara yang baik) dan Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu (religius/berwahyu).

Muncul di Masa Sulit: Datang saat negara penuh ketidakadilan, bencana alam (gempa, tsunami, gunung meletus), dan pemimpin tidak amanah.

Membawa Keadilan & Kemakmuran: Menciptakan tatanan masyarakat yang aman, damai, dan tentram (Notonegoro).
Keturunan Majapahit: Diyakini memiliki darah keturunan bangsawan Majapahit.
Cerdas, Jujur, Adil: Memiliki kecerdasan, kejujuran, dan ketegasan dalam memimpin.
Sifat Hastabrata: Memiliki delapan kualitas luhur seperti matahari, bulan, bintang, bumi, laut, angin, api, dan air.

Satrio Wiragung: Menjalani penderitaan, hinaan, atau tersamar (piningit) namun tulus dan akhirnya menjadi ksatria agung.
Satrio pinayungan ( yang mengayomi alam, manusia dan seisinya) dia tidak akan merusak apa lagi menghancurkan.

Lalu Siapakah Ratu adil?

Lantas siapakah Satrio Piningit Ratu Adil yang diprediksikan oleh Ronggo Warsito muncul pada tahun 2025? Sebagian masyarakat menyebutkan bahwa Satrio Piningit Ratu Adil yang diidentikan sebagai pemimpin negeri tersebut adalah Panembahan Bawor Sutedjo. Kulitnya sawo matang, kokoh di 4 musim, perparas Seperti bhetara Kresna, berwatak seperti Baladewa dan bersenjatakan Trisulowedha.

Namun sebagian masyarakat lainnya menyebutkan bahwa Ratu Adil adalah Tuhan itu sendiri. Pendapat ini berdasarkan bahwa kemerdekaan yang dicapai Indonesia adalah berkah dari Tuhan sesudah sekian lama berjuang melawan kolonial sampai titik darah penghabisan.(*)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry