
SURABAYA | duta.co – Suasana meriah terlihat di kawasan Perumahan Pakuwon City, Surabaya Timur, pada Minggu pagi (18/5/2025), saat ribuan peserta mengikuti ajang Vesak Run 5K 2025. Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Raya Waisak yang jatuh pada 12 Mei lalu, dan diprakarsai oleh Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Jawa Timur bersama Yayasan Dana Paramita Majapahit.
Mengangkat tema “Spreading Vibes for Goodness” atau “Menyebarkan Getaran Kebaikan”, kegiatan ini bukan sekadar lomba lari sejauh lima kilometer. Vesak Run 5K juga membawa pesan moral tentang pentingnya welas asih dan kepedulian terhadap sesama makhluk hidup.
Salah satu momen simbolis dalam acara ini adalah pelepasan 3.000 ekor burung dari halaman Hokky Supermarket, yang menandai dimulainya lomba. Tradisi Buddhis yang dikenal sebagai fang shen ini melambangkan penghormatan terhadap kehidupan dan merupakan wujud nyata dari ajaran cinta kasih dan pelepasan dari segala keterikatan.
Ketua panitia, Aditya, menyampaikan bahwa Vesak Run 5K 2025 merupakan kegiatan perdana di Indonesia, namun antusiasme masyarakat sangat tinggi. “Kami membuka kuota 1.600 peserta, dan ternyata jumlah pendaftar langsung melebihi target. Ini sangat membahagiakan,” ujarnya.

Lebih menarik lagi, peserta tidak hanya berasal dari kalangan umat Buddha, tapi juga dari berbagai latar belakang agama, mencerminkan semangat keberagaman dan kebersamaan.
Aditya menambahkan, kegiatan ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga menjadi sarana berbagi. “Selama rute lari, peserta bisa berdonasi untuk kegiatan sosial. Jadi, mereka tidak hanya berolahraga, tapi juga berbuat baik.”
Ke depannya, ia berharap Vesak Run bisa menjadi agenda tahunan yang menjangkau lebih banyak daerah di Jawa Timur.
Sementara itu, Ketua MBI Jatim, Tosin, mengatakan bahwa Vesak Run adalah cara baru merayakan Waisak, yang tidak hanya berfokus pada kegiatan spiritual. “Melalui acara ini, kita belajar menjaga kesehatan fisik sekaligus membangun solidaritas sosial,” ujarnya.
Yayasan Dana Paramita Majapahit sendiri merupakan lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola dana umat Buddha dan menyalurkannya untuk kegiatan sosial dan keagamaan. (Rid)