BANTUAN : Erwan Djoko Hermawan, Regional CEO 8 Jawa 3 Bank Mandiri Surabaya memberikan bantuan kepada anak-anak Panti Asuhan  Yatim Piatu "Undaan" Surabaya. (duta.co/imam)

SURABAYA | duta.co -Banyak cara dilakukan memperingati Imlek, tahun baru dalam kalender China yang tahun ini  masuk shio Babi Tanah. Bank Mandiri Regional VIII Surabaya  mempunyai cara tersendiri yakni dengan mengunjungi sejumlah nasabah yang merayakan Imlek dan Panti Asuhan untuk bersilaturahim sekaligus berbagi buah kepada anak-anak panti dan memberikan donasi kepada pengelola.

Dalam rangkaian kunjungan ke nasabah dan Panti  Asuhan di Surabaya, Mandiri Kanwil VIII berbagi dengan Panti Asuhan Yatim Piatu Undaan Surabaya.  Selain di Surabaya, Bank Mandiri melakukan hal yang sama mengunjungi nasabah yang merayakan Imlek dan Panti Asuhan serentak di tujuh area yang ada di Jawa Timur, dibawah Regional VIII.

Erwan Djoko Hermawan, Regional CEO 8 Jawa 3 Bank Mandiri Surabaya mengaku sudah dari pagi mengunjungi  nasabah yang merayakan Imlek dan kunjungan terakhir ke Panti Asuhan Anak Yatim Piatu “Undaan” Surabaya.  Tujuan kunjungan ke sejumlah panti yakni berbagi kebahagiaan dengan anak Panti sekaligus memberikan bantuan kepada pengelola meringankan operasional yayasan dengan bantuan dana.

“Kegiatan seperti ini rutin dilakukan Bank Mandiri, bagian dari bentuk aplikasi Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan kepada yang membutuhkan,”  katanya usai kunjungan terakhinya di di Panti Asuhan Anak Yatim Piatu “Undaan” Surabaya.

Erwan menambahkan selain itu kegiatan ini juga tidak lepas dari Bank Mandiri sebagai BUMN yang hadir untuk negeri.  Dimana implementasi BUMN Hadir untuk Negeri  membuat Bank Mandiri  bisa membantu yang membutuhkan dalam pembangunan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan sekaligus rasa syukur kami isi dengan bakti sosial dengan melakukan kunjungan ke panti asuhan. Termasuk di sini, di tempat anak-anak yatim dan kurang mampu mendapatkan tempat dan fasilitas pendidikan dari tempat ini,” jelas Erwan didampingi Sugiono, pengelola panti asuhan.

Panti Asuhan Anak Yatim Piatu “Undaan” merupakan panti asuhan yang berdiri sejak tahun tahun 1919. Sugiono, sebagai pengelola dalam 11 tahun terakhir, menyatakan rasa terima kasih kepada Bank Mandiri atas perhatiannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Bank Mandiri. Semoga sukses terus untuk Bank Mandiri. Harapannya makin banyak korporasi yang memberikan bantuan agar bisa memberikan layanan dan fasilitas terbaik buat anak panti,” kata Sugiono.

Sugiono menambahkan saat ini ada 31 anak Panti yang dibinanya mulai usia TK sampai Perguruan Tinggi. Mereka berasal dari seluruh Indonesia. Syarat bisa diterima di  Panti Asuhan Anak Yatim Piatu “Undaan” Surabaya, anak yatim piatu dan keluarga tidak mampu biayai sekolah.

Erwan Djoko Hermawan menambahkan di tahun Babi  Tanah tetap optimistis kinerja Bank Mandiri bisa terus dipacu sesuai target yang direncanakan. Jawa Timur memiliki karakteristik yang sangat kuat dengan potensi perdagangan domestik yang kuat menjadikan provinsi Jatim  tidak mudah goyah.

“Soal target tumbuh berapa persen belum bisa diungkap. Yang pasti tetap optimistis di tahun Babi Tanah ini. Bottom perekonomian di Jatim kuat dengan beberapa komoditas ekspor seperti padi, bawang, garam dan gula ditunjang SDM yang kuat,” jelasnya. (imm)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.