Ketua Ansor Jatim Moch Abid Umar (kanan) bersama Bupati Trenggalek Nurul Arifin. | foto: Faizal

SURABAYA | Duta.co- Ratusan SK Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor mati, serta SK sejumlah Pimpinan Cabang (PC) dalam proses pengajuan, beberapa bahkan mati menjadi salah satu faktor gagal digelarnya Konferwil Ansor Jatim.

“Saya punya beban berat, menyelenggarakan Konferwil dalam waktu enam bulan masa jabatan saya. Dimana setelah saya cek lebih dalam lagi, SK dari PAC itu tidak lebih dari 200 yang hidup, padahal total 658. Total kalau enggak salah ada 180,” ungkap Ketua Ansor Jatim Moh Abid Umar Faruq (Gus Abid) di Surabaya, Kamis (30/5/2019).

Gus Abid diberikan waktu enam bulan untuk menggelar Konferwil Ansor Jatim, sejak menerima SK penunjukan Nomor IV/02/PP/SK-01/XII/2018 tertanggal 3 Desember 2018.

Gus Abid lantas merinci, dari total 41 cabang se-Jatim, ada delapan cabang yang SK-nya dalam proses pengajuan serta tiga cabang SK-nya mati.

Dengan demikian, ada 11 cabang yang kemungkinan, kalau SK itu enggak turun ataupun SK mati tidak diperpajang, maka tidak bisa menjadi peserta. Itu berarti dari total 41 cabang, hanya 30 saja yang mempunyai hak pilih.

“Nah ini kan kami konsultasi juga, karena kemarin seperti Probolinggo sama Kraksaan, baru menyelenggarakan konferensi (cabang) sekitar sebulan yang lalu,” katanya.

Lantaran banyak SK mati, maka saat Rakorwil di Hotel Grand Inna Tunjungan Surabaya dan penutupan di Gedung Negara Grahadi, 13 Maret 2019, Gus Abid meminta cabang agar segera mengajukan perpanjangan SK PAC maupun PC.

Setelah konferensi, terang Gus Abid, mereka perlu menyusun kepengurusan dan sebagainya yang membutuhkan waktu. Asumsinya, tidak cukup semua selesai dalam waktu setengah bulan.

“Itu baru perpanjangan. Kemudian ada Lamongan, Pamekasan, Trenggalek, Kota Probolinggo, Bondowoso itu yang pengajuan SK. Sedangkan yang mati ada PC Bojonegoro, Kediri sama Masalembu,” jabaranya.

Karena itu, PW dan para PC sepakat agar Konferwil digelar usai lebaran. “Ini Ramadhan, kita tak ingin mengganggu kehidmatan Ramadhan, jadi mungkin akan dilaksanakan setelah hari raya,” ucapnya.

“Supaya juga teman-teman (cabang maupun anak cabang) yang seharusnya memiliki hak, bisa memakai haknya di Konferwil yang akan kita selenggarakan,” tandas Gus Abid. (Zal)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.