SERTIFIKAT : Sekdes Sumber Cangkring saat dikonfirmasi di rumahnya (Muhamad Mahbub / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Aksi massa digelar Kamis kemarin di Halaman Balai Desa Sumber Cangkring Kecamatan Gurah diindikasi ada kaitannya dengan gelaran Pilkades. Pasca pemilihan kepala desa, suhu politik ternyata masih memanas dan dimungkinkan ada sejumlah pihak yang tidak puas. Hal ini disampaikan Samsul Alawi, selaku Sekretaris Desa (Sekdes) saat dikonfirmasi di rumahnya.

Aroma Pilkades disinyalir belum usai bagi sejumlah warga desa, mereka pun menggelar aksi terkait belum selesainya pengurusan sertifikat. Sejumlah warga berdalih telah membayar bahkan melunasi biaya penerbitan sertifikat hingga mencapai Rp. 27 juta.

“Kita menyadari dan ini kami jadikan suatu pelajaran, untuk ke depannya kita berusaha lebih baik lagi dalam menjalankan pelaksanaan Pilkades,” ucapnya. Menanggapi tuntutan dua warga, meminta sertifikatnya segera dikeluarkan dan menanyakan kinerja perangkat, Samsul kemudian memberikan penjelasan.

“Terkait sertifikat secepatnya akan kami selesaikan, masing-masing penuntut kemarin sudah saya datangi satu-persatu. Kami juga menawarkan memilih untuk diteruskan prosesnya atau ditarik berkasnya dan dikembalikan secara utuh. Terkait kinerja kami tidak pernah mempersulit warga dalam hal pengajuan berkas. Insya Allah, kami berjanji akan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” terangnya.

Samsul juga berencana mengajak warga ke BPN agar masyarakat mengerti, mengetahui sendiri sejauh mana dan seperti apa prosesnya,

“Sebenarnya ini kurangnya pemahaman masyarakat bahwa proses sertifikat ini lebih sulit daripada surat-surat yang lain, karena terkait dengan masalah waris, kalau sampai terjadi sengketa itu nanti akan merugikan mereka sendiri dan kita sebagai perangkat desa,” ujarnya.

Menanggapi pelunasan biaya salah satu pemohon jumlahnya mencapai Rp. 27 juta dibenarkan oleh Samsul. Setelah diklarifikasi ternyata yang bersangkutan mengajukan lima bidang tanah dan benar telah melunasi biaya tersebut.

“Setelah pembayaran selalu kami beri kwitansi, untuk besar kecilnya biaya itu tergantung NJOP tanahnya,” jelasnya. Perlu diketahui, saat ini masalah di atas telah ditangani langsung Camat Gurah bersama tim. (bub/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry