
PASURUAN | duta.co – Menjelang keberangkatan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Makkah Madinah memantapkan persiapan ratusan jemaah melalui kegiatan praktik manasik haji. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Khas Krampyangan, Kota Pasuruan, pada Minggu (5/4/2026), guna memberikan gambaran riil pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Sebanyak 195 jemaah yang berasal dari Kota dan Kabupaten Pasuruan mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Mereka tampak antusias menjalani setiap rangkaian simulasi yang meliputi praktik tawaf, sai, hingga wukuf.
Pembimbing ibadah sekaligus Ketua Rombongan KBIHU Makkah Madinah, Ustaz Riziq, menegaskan pentingnya kegiatan manasik sebagai bekal utama bagi para jemaah. Menurutnya, simulasi ini sangat krusial agar jemaah dapat mandiri saat berada di tengah jutaan umat di Mekkah dan Madinah.

“Kami ingin memastikan setiap jemaah memahami rukun, wajib, hingga sunnah haji secara detail. Selain itu, kesiapan fisik dan mental juga harus diperhatikan, mengingat jadwal keberangkatan sudah semakin dekat,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga menjelaskan bahwa rombongan jemaah KBIHU Makkah Madinah akan diberangkatkan dalam dua gelombang, yakni pada 22 dan 23 April 2026, dan tergabung dalam Kloter 10.
Sebagai pembimbing yang akan mendampingi langsung di Tanah Suci, Ustaz Riziq mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.
“Kami berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan dengan baik. Fokus kita adalah meraih haji mabrur dengan pelaksanaan ibadah yang sesuai syariat,” tambahnya.
Dengan pendampingan intensif dari tim pembimbing, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar, aman, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. Antusiasme para calon jemaah pun terlihat jelas, mengingat momen ini telah mereka nantikan selama bertahun-tahun. (puj)





































