MELAYANI : Komisaris Utama Aan Purnomo (kiri) turun melayani kastamer  di sela grand launching JTL Express akhir pekan lalu. (dok/duta.co)

SURABAYA | duta.co – Pandemi covid-19 justru menjadi angin segar bagi bisnis jasa kurir karena melaju pesat sejak pandemi awal tahun 2020. Pasalny kebijakan pemerintah menerapkan physical distancing, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), Kebiasaan Baru (New Normal) hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Bermasyarakat (PPKM) di sejumlah kota, membuat masyarakat menahan diri tidak saling bertemu.

Mereka lantas mengalihkan kegiatannya melalui online, mulai dari belanja, mengantarkan barang, belajar, hingga bekerja. Sebagai salah satu imbasnya, bisnis e-commerce mengalami pertumbuhan yang pesat. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga triwulan III/2020 (September), jumlah transaksi jual beli di e-commerce mencapai Rp 180,74 triliun. Diprediksi di 2020, nilai transaksi melalui perdagangan elektronik bisa menembus angka Rp 253 triliun.

Tingginya pergerakan bisnis e-commerce telah menciptakan peluang yang besar bagi bisnis jasa kurir. Melihat peluang positif itu, JTL Express hadir sebagai generasi baru kurir Express di Indonesia dengan warna kuning cerah.

Seperti dikatakan Komisaris Utama PT. Jagad Total Logistic (JTL) Express Aan Purnomo, manajemen perusahaannya didukung mitra operasional dan penjualan di seluruh Indonesia. Total hampir 300 cabang kini ada di seluruh Indonesia, mulai Aceh hingga Papua .

“Kami memiliki mitra Point of Sales (POS) terdaftar sejumlah 500 POS dan target 1.000 Mitra POS di bulan Maret 2021 ini dan berpeluang memberikan lapangan pekerjaan kurang lebih 5.000 orang,” tegas Aan dalam grand launching JTL Express, Sabtu (16/1).

Ia menjelaskan, JTL Express melayani dengan azas kerja sama untuk komitmen pelayanan terbaik dan harga bersahabat sangat cocok untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Karena kami memiliki produk non express yang sangat mendukung pengiriman barang produksi usaha kecil dan menengah dengan harga terjangkau,” kata Aan.

Ditambahkannya, JTL Express memiliki layanan yang sangat fleksibel dalam melayani pelanggan. “JTL Express berkomitmen memberikan service terbaik didukung ahli kurir yang berpengalaman di wilayahnya. Kami hadir sebagai sahabat. Bukan sebagai pesaing bagi perusahaan express yang lainnya. Karena Indonesia sedemikian luasnya sehingga perusahaan express yang ada harus lebih bermanfaat buat banyak pihak. Kami sangat terbuka untuk menjalin kerjasama dengan pihak lain.”

Chief Executive Officer JTL Express Arief Effendy menambahkan, Surabaya maupun Jawa Timur merupakan pangsa pasar sangat potensial bagi bisnis jasa kurir. Hal itu didukung posisi Surabaya maupun Jatim sangat strategis di lalu lintas perdagangan nasional, terutama di Pulau Jawa. Perannya yakni sebagai penghubung  antara Indonesia Bagian Barat  dan Indonesia Bagian Timur.

“Lalu lintas barang dari barat yang mau ke timur atau pun sebaliknya, tentu saja akan melewati Surabaya maupun titik-titik di Jawa Timur. Nah, lokasi kita yang sangat strategis inilah yang menjadi nilai tambahnya,” kata Arief.

Dengan keunggulan itu Arief optimistis kehadiran JTL Express akan semakin mewarnai bisnis jasa kurir nasional. Apalagi JTL Express tak hanya menjadikan UMKM sebagai target pasar, tapi juga mitra dalam membesarkan perusahaan.

“UMKM itu perannya sangat penting. Mereka adalah target market yang luar biasa besarnya, tapi bagi kami UMKM juga bisa menjadi mitra yang baik,” ungkapnya. (imm)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry