Di Indonesia, gerakan bersepeda ke kantor bagi ASN kini menyebar dari Bangkalan hingga Bandung sebagai respons nyata terhadap krisis energi global. (dok/duta.co)

SURABAYA | duta.co – Ancaman krisis BBM semakin nyata setelah Bangladesh dan Filipina resmi mengeluarkan darurat energi sebagai dampak dari ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran. Negara lainnya seperti Korea mulai meminta warganya melakukan penghematan pemakaian gas harian.

Di Indonesia, gerakan bersepeda ke kantor bagi ASN kini menyebar dari Bangkalan hingga Bandung sebagai respons nyata terhadap krisis energi global.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim bahkan menegaskan ini bukan langkah sementara dan akan didorong menjadi budaya kerja yang melekat. Mataram pun ikut memangkas 50% anggaran BBM kendaraan dinas di tahun 2026. Gerakan ini dimulai dengan himbauan untuk ASN, namun ini juga bisa menjadi momentum siapa saja untuk mulai bersepeda sebagai solusi mobilitas harian.

Banyak yang akhirnya berhenti sebelum bersepeda jadi kebiasaan bukan karena malas, tapi karena salah pilih sepeda sejak awal. Sepeda yang terlalu berat membuat perjalanan terasa seperti hukuman, posisi berkendara yang salah membuat punggung protes sebelum sampai tujuan.

Untuk jalanan kota yang rata, pilih sepeda dengan posisi berkendara tegak karena selain nyaman untuk perjalanan panjang, posisi ini memberimu pandangan lebih luas ke depan dan samping sehingga kamu lebih waspada terhadap kendaraan sekitar. Dan satu hal yang sering dilewatkan pemula: helm. Bukan aksesori, bukan formalitas, ini yang berdiri antara kamu dan risiko di jalan.

Berikut rekomendasi sepeda urban berkualitas dari Polygon, mulai dari 2 jutaan!

Path Series — Urban Fitness Bike untuk Semua Aktivitasmu
Pagi ke kantor, sore olahraga, akhir pekan keliling kota. Dirancang dengan posisi berkendara sedikit lebih agresif dibanding city bike biasa, sepeda Polygon seri Path memungkinkanmu melaju lebih cepat di jalanan kota tanpa kehilangan kenyamanan. Satu sepeda untuk commuting harian, bakar kalori, hingga nongkrong.

Urbano — Folding Bike yang Memudahkanmu Naik KRL atau MRT
Jarak jauh bukan alasan untuk tidak bike to work. Lipat Urbano di stasiun, bawa masuk ke gerbong KRL atau MRT, dan kembangkan lagi setelah tiba di stasiun tujuan. Di kantor pun cukup ringkas untuk ditaruh di sudut ruangan.

Zeta — Bersepeda Tetap Fashionista
Pilihan untuk kamu yang khawatir tiba di kantor dengan penampilan berantakan setelah bersepeda. Dirancang mengutamakan efisiensi kayuhan dengan pilihan warna menarik, membuatmu dan sepedamu tampil stylish di perjalanan.

Aluna — City Bike Harian yang Simpel
Posisi berkendara tegak yang nyaman untuk rute kota sehari-hari. Sudah dilengkapi rak belakang dan keranjang depan jadi tidak perlu aksesori tambahan. Tersedia dalam warna pink dan biru yang cerah dan playful.

Kalosi Miles — Alternatif untuk Kamu yang Males Gowes
Kamu tetap mengayuh tapi tenaganya dilipatgandakan motor. Pedal assist hingga 32 km/jam dengan 5 variasi tingkat bantuan, jangkauan 120 km sekali pengisian, tahan air, dan terhubung ke Polygon E-bike Apps untuk memantau perjalananmu. Cocok untuk jalanan kota maupun medan semi off-road, tanpa harus tiba di kantor dalam kondisi ngos-ngosan.

Sepeda lebih dari solusi di tengah krisis energi, karena fungsinya tidak akan hilang bahkan ketika harga minyak kembali normal. Namun masalah ini bisa jadi momentum untuk kamu memulai gaya hidup yang lebih sehat, lebih hemat, dan lebih ramah lingkungan dengan bersepeda. #PolygonBikeToAnywhere. Imm

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry