SURABAYA | duta.co – Hampir semua grup medsos (media sosial) nahdliyin sibuk membahas soal kapan dan di mana Muktamar ke-35 NU digelar? Hiruk pikuk penyelesaian konflik Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) nyaris tidak (lagi) menyita perhatian. Mau kembali kepengurusan awal atau tidak, tak penting.

“Rapat Konsultasi Syuriyah dan Mustasyar PBNU di Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa Timur, yang menjadi rujukan. Bahwa penyelenggara muktamar adalah Rais Aam PBNU (KH Miftachul Akhyar), Ketua Umum PBNU (KH Yahya Cholil Staquf), Mustasyar PBNU dan Para Sesepuh serta Pengasuh Pesantren,” demikian salah seorang fungsionaris PBNU di medsos yang terpantau duta.co, Minggu (4/1/26).

“Nah, di tengah tantangan dan problem terkini yang sedang dihadapi PBNU, Muktamar ke-35 ini menjadi momen krusial untuk mengukuhkan peran Ormas Islam ini agar benar-benar maslahat (kebaikan bersama). Kita nantikan terobosan dan langkah strategis para Kiai dan sesepuh NU dalam merumuskan: Strategi Dakwah (di era modern dan digital), Solusi Masalah Sosial (untuk problem kemiskinan dan kesenjangan) dan Penguatan Pesantren (sebagai benteng akidah dan pusat peradaban),” tegasnya.

Soal tema pun banyak yang usul. Rata-rata penguatan internal dan eksternal. “Sambil menunggu waktu dan Lokasi diumumkan oleh PBNU, tidak ada salahnya kalau sejumlah pesantren siap-siap menjadi tuan rumah. Saya usul di luar Jawa, terutama di Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu, NTB (Nusa Tenggara Barat). Pesantren ini diasuh Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Turmudzi Badaruddin. Beliau adalah sesepuh NU,” tambahnya.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdullah Latopada, tidak menampik kalau Pondok Pesantren Qamarul Huda di Bagu, NTB menjadi alternatif pilihan Muktamar ke-35 NU. Sebab, pada saat ini, salah satu Kiai sepuh NU yang paling sepuh  “karomah” dan banyak dihormati dan disowani para petinggi negeri adalah TGH Turmudzi.

“Kiai-kiai NU sangat hormat kepada beliau. Sejak 1962 beliau berjuang membangun pesantren dan NU di NTB. Jadi sudah selayaknya beliau mendapatkan penghargaan dari NU dengan menyelenggarakan Muktamar ke-35 NU di Ponpes beliau. InsyaAllah Rais Aam PBNU setuju. Mumpung beliau (TGH Turmudzi) masih sugeng,” tegasnya.(mky)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry