SURABAYA | duta.co – Radio Suara Al-Iman 846 AM Surabaya, saluran yang dipancarkan dari Gedung STAI Ali bin Abi Thalib, Sidotopo, Surabaya ini, tak pernah lelah melakukan penyebaran dakwah sunnah berdasarkan pemahaman salafussholeh (generasi salaf) melalui program-program unggulannya dalam mengkaji kitab-kitab mu’tabarah.

Shebib Anbiya, Editor radio Suara Al Iman mengatakan, program kajian keislaman masih mendominasi dan dinikmati berbagai kalangan pendengar. Ada juga program yang membahas kesehatan dan mempelajari bahasa Arab, meskipun beberapa program masih bergabung dengan Al-Iman Tv.

“Kebanyakan masih ngikut tv, seperti ceramah dan kultum. Kajian keislaman masih menjadi program unggulan,” ujarnya kepada wartawan duta.co, Minggu, (12/5/19).

Ia juga menjelaskan, program-program itu diantaranya, Program Mutiara Subuh, Cahaya Pagi, Kajian Siang, Hikmah Sore, serta Renungan Malam. Diselingi dengan beberapa iklan dan informasi seputar STAI Ali bin Abi Thalib.

“Ada sedikit jual beli juga, penyebaran terkait informasi STAI Ali bin Abi Tholib. Iklan masuk, tapi masih disortir yang berbasis keagamaan,” jelasnya.

Program Mutiara Subuh, berisikan program diantaranya, konsultasi keluarga muslim, Kajian Kitab Riyadush Sholihin, Al Kabair, Umdatul Ahkam, kisah para nabi, Fiqh Asmaul Husna serta Al Ikhlas, dilanjutkan dengan pemutaran kajian singkat, semenit manfaat, siroh sahabat, murottal dan mutiara nasihat.

Kajian Pendek Dari Masyayikh

Kemudian, Program Cahaya Pagi, berisi kajian Jami’ Al-Ulum wa Al-Hikam, Al Wajiz, 3 pondasi pokok serta tematik, dilanjutkan dengan murottal dan tadabbur Qur’an.

Memasuki waktu duhur, pendengar akan di manjakan oleh kajian singkat, diantaranya, hishnul muslim, mutiara hadist, hikmah hari ini, dan nasihat ulama.

Selanjutnya, Program Kajian Siang, program ini berupa Tafsir Juz Amma, Siroh Nabawiyah, Ilmu Waris, serta nasihat-nasihat yang lurus., dilanjutkan dengan adzan Ashar, Dzikir sore, Siroh Sahabat dan pembacaan Asmaul Husna.

“Ada juga kajian pendek dari Masyayikh, kajian dari Syekh Fauzan,” tegas Shebib Anbiya.

Setelah Tarawih, Radio Al-Iman masih memiliki program, yaitu Renungan Malam, yang berisi tentang konsultasi ilmu waris, Qawaid Fiqhiyyah, kajian kitab Shahih Bukhori, Tazkiyatun Nufus, Arbain Nawawiyah, serta kitab tauhid.

Shebib menambahkan, selama bulan Ramadan, pihaknya tidak menyediakan program talk show. Pendengar setianya hanya bisa melakukan request melalui sambungan telepon. “Jadi, talk show selama Ramadan, libur,” tuturnya.

Maulana (20), salah satu pendengar mengatakan, sangat menikmati program siaran, khususnya dimalam hari sebelum tidur. “Seneng dengerin Renungan Malam sih mas, buat nemenin tidur,” ucapnya.

Radio Suara Al-Iman, yang bermotto sarana penyubur keimanan ini dapat dinikmati di berbagai kota di Jawa Timur, khususnya, Surabaya, Sidoarjo, Tuban, Gresik, Bangkalan, Pasuruan, Probolinggo, Lamongan, Bojonegoro, dan seterususnya. Pendengar juga dapat menikmati Radio Suara Al-Iman ini melalui radio streaming. (fzi)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.