Nahdliyin

KH M Zainul Arifin, MHI, MPdI

Surabaya-Prestasi Pengurus Wilayah Jam’iyyah Qurra wal Huffaz (PW JQH) NU Jatim  patut diacungi jempol.  PW JQHNU  Jatim sukses menggelar Festival Santri Berprestasi (Fantasi) Nasional di Popnes Sunan Drajat, Lamongan 23-25 Desember 2016 lalu.

Ketua PW JQH NU Jatim KH M Zainul Arifin, MHI, MPdI menjelaskan dalam Perhelatan Fantasi Nasional tersebut, keluar sebagai juara umum adalan PC JQHNU Kabupaten Lamongan, disusul PW  JQHNU Bali sebagai juara kedua dan PC JQHNU  Sidoarjo sebagai juara tiga.

“Kita patut bangga, karena lomba Fantasi Nasional   tersebut  awalnya agenda JQHNU  Jatim yang kemudian dijadikan agenda nasional setahun sekali. Apalagi dalam Fantasi Nasional di  Lamongan dihadiri langsung Ketua Umum PP JQH Dr KH Muhaimin Zen” tegas Ketua PW JQH Jatim, KH M Zainul Arifin, MHI, MPdI di kantor PWNU Jatim, Selasa (10/1) kemarin.

Pengasuh Ponpes Ponpes Al Chusnaini, Kelopo Sepuluh, Sukodono, Sidoarjo  ini  menambahan acara MTQ dan Fantasi Nasional di Lamongan juga sukses dari kepesertaaan. Karena selain Jatim sebagai tuan rumah juga diikuti  peserta utusan PW JQH  Prov Bali,  PW Sulteng, PW JQH Kepri dan  PW JQH DKI Jakarta.

Menurutnya Fantasi Nasional  sendiri melombakan cabang lomba tahfiz, tilawah, syarah dan karakter. “Harapan kami  di tiap provinsi menggelar selesi sebelum diaudisikan tingkat nasional. Sebab Fantasi ini sebagai ajang untuk mempersiapkan genarasi emas Qurani. Sebab para perserta selain hafal Alquran  juga bisa menjelaskan  isi kandungan Alquran,” jelasnya.

Saat ditanya tuan rumah Fantasi Nasional 2017 mendatang?  KH M Zainul Arifin menjelaskan DKI Jakarta dan PW Kepri berminat untuk menjadi tuan rumah

PW JQHNU  Jatim dibawah kepemimpinan KH M Zainul Arifin, MHI, MPdI memang semakin menggeliat. Selain sukses menggelar Lomba Fantasi Nasional, juga melakukan turba ke PC JQH di seluruh Jatim. Turba dijadikan moment kebangkitan JQH Jatim yang diibaratkan lama tertidur. Turba ke cabang-cabang sekaligus dijadikan momentum kebangkitan JQHNU yang selama ini dinilai lelap tertidur.

Hasilnya hampir semua PC JQH di Jatim sudah merasakan turba dari PW JQH Jatim.

“Kali ini adalah sebuah momentum terbaik untuk membangkitkan JQHNU Kabupaten Jombang, dan semoga menjadi titik awal untuk mengembangkan para huffaz di Jawa Timur ini, mencetak para qurra’ dan huffaz,”  tegas Ketua PC JQHNU Jombang, Musyafaq, saat itu.

Sebelumnya,  Ketua PCNU Jombang, KH Isrofil Amar, menjelaskan  JQHNU di Jombang selama ini masih belum berjalan baik, mulai kepengurusan hingga program-programnya.

“Mungkin JQHNU di Jombang masih tidur nyenyak. Namun mudah-mudahan kedatangan para kiai ini membawa berkah dan manfaat bagi pengurus JQHNU Jombang,” tegas Kiai Isrofil.

Ketua PW JQH NU Jatim Timur KH Zainal Arifin, juga berharap Pengurus JQHNU khususnya di Jawa Timur maksimalkan sejumlah kegiatan yang sudah direncanakan. Mereka hendaknya tak berhenti terus mendorong menciptakan generasi Qurani.

“Pendiri JQH NU adalah berasal dari Jombang, KH Wahid Hasyim, semoga dalam pertemuan di tempat berdirinya JQH ini kita mendapatkan barokah beliau,” harapnya. (rls/nur/mha)

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan