SIDOARJO | duta co – Pusat Kuliner di Sidoarjo, yang baru tiga bulan diresmikan Bupati Saiful Ilah, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, Pusat Kuliner baik di belakang Matahari Dept. store maupun di Jl. Gajah Mada, kondisinya sekarang sepi pengunjung. 
“Sebenarnya Pusat Kuliner ini tempatnya bagus. Enak buah kongkow-kongkow bila malam sambil makan makan. Menu makananannya juga banyak vareannya. Lengkap. Tapi akhir-akhir ini sepi pembeli, saya saja yang suka ke sini bila mau makan malam,” kata Roziqi, warga Candi, saat ditemui sedang sarapan pagi di warung dekat Pusat Kuliner Jl. Gajah Mada Selasa 26 Maret 2019.
Bukan hanya pembeli, para pedagang juga merasa senang dengan lokasi Pusat Kuliner. Namun tempat yang nyaman tidak selalu bisa menarik minat pembeli untuk datang ke lokasi ini.
“Sepi mas. Hanya ramai saat pembukaan saja. Selebihnya sepi. Ada satu dua pembeli tapi kebanyakan sudah beli di stan depan. Yang ke sini, di bagian belakang, apalagi saya di lantai 2, sangat sepi. Malam ini saya baru dapat Rp 40 ribu. Jelas ini gak cukup bila untuk belanja besok,” kata seorang pedagang makanan ringan di lantai 2.
Suasana di lantai 2 yang cukup luas, dengan kursi melingkar di meja berpayung, sebenarnya nyaman untuk cangkruk sambil makan. Namun karena sepi pembeli, sejumlah stan terlihat tutup.
“Tapi itu tutup sementara. Ada yang menunggu ramai. Kalau Sabtu malam lumayan ramai, selebihnya sepi. Kami berharap Pemkab membantu mencarikan solusi agar Pusat Kuliner ini bisa ramai pembeli tidak hanya di bagian depan, tapi juga sampai belakang sini,” katanya. (rof)