KERJASAMA : (ka-ki): Operational Director Puri City Wahyu Hartanto, Direktur Sales & Marketing Puri City Firdaus Fahmi, Consumer Landing Unit Head Bank BTN Wilayah 3, Tenta Permadi dan Consumer Sales Management Bank BTN Wilayah 3, Sigit Eltanto saat signing ceremony kerja sama Puri City dan BTN, Rabu (11/9/2019). (duta.co/imam)

SURABAYA | duta.co -Siapa bilang bisnis apartemen di Surabaya sudah jenuh. Meski banyak pengembang membangun apartemen dalam lima tahun terakhir, kebutuhan pasokan apartemen masih menjanjikan. Didukung lokasi strategis, dekat kampus, bandara dan pabrikan yang menjadi  sasaran pengembangan  Puri City yang dibangun oleh developer PT Mahkota Berlian Cemerlang.

Potensi market di sekitar Puri City juga menjanjikan. Pasalnya, ada sekitar 90 ribu mahasiswa sedang belajar di sekitar Puri City. Kemudian, ada sekitar 29 juta per tahun masyarakat luar Surabaya yang datang ke Surabaya.

Direktur Sales & Marketing Puri City, Firdaus Fahmi mengatakan lokasi  strategis Puri City menjadi daya tarik pembeli apartemen. Karena kebutuhan memang sangat tinggi, khususnya di daerah Surabaya Timur.  Untuk memudahkan pembeli, Puri City   menjalin kerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN)  penyediaan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen).

“Faktor utama yang menjadikan masyarakat membeli properti khususnya apartemen adalah lokasi. Puri City sendiri, kata dia, berada di posisi yang cukup strategis. Yakni berada di pinggir Jalan MERR Surabaya yang bisa diakses masyarakat Surabaya Barat ke Surabaya Timur. Sehingga akses pun lebih cepat. Di sini juga dekat dengan Bandara Juanda. Setidaknya hanya memakan waktu selama 7 menit. Sementara, Puri City ke pusat kota sekitar 15 menit,” terang Firdaus Fahmi  di sela signing ceremony Puri City dengan BTN di Marketing Office Puri Mas Surabaya, Rabu (11/9/2019).

Firdaus Fahmi juga menambahkan, potensi market di sekitar Puri City juga menjanjikan. Pasalnya, ada sekitar 90 ribu mahasiswa sedang belajar di sekitar Puri City. Kemudian, ada sekitar 29 juta per tahun masyarakat luar Surabaya yang datang ke Surabaya.

“Sebab, Surabaya ini menjadi destinasi yang menarik (interesting destination). Potensi market lainnya ada pusat industri di dekat Puri City, yakni ada sekitar 70 ribu karyawan. Nah, saya yakin dengan menggandeng BTN, Puri City bisa menjadi pilihan pertama masyarakat Surabaya khususnya wilayah timur,” papar Firdaus Fahmi.

Adapun hingga kini, progres pembangunan Puri City sudah mencapai 35 persen secara fisik. Dengan kata lain, pembangunan sudah mencapai 7 lantai dari 14 lantai.

Dari segi penjualan, sebanyak 80 persen sudah terjual dari total yakni 1.100 unit. Yang mana, mayoritas konsumen membeli unit secara KPA. Hingga akhir tahun, ditarget setidaknya ada penambahan penjualan sekitar Rp 80 miliar

“Unit terjual secara kredit sebesar 80 persen artinya angka ini sangat besar. Secara rupiah, sekitar 390 miliar konsumen mengambil secara kredit. Pembangunan juga kurang sedikit lagi selesai,” ungkap Firdaus Fahmi.

Direncanakan pada 2021 mendatang, mulai dilakukan serah terima unit ke konsumen. Ada tiga tipe unit apartemen Puri City yakni studio, two bedroom, dan three bedroom. Dengan harga dijual mulai Rp 370 juta per unit.

Consumer Landing Unit Head Bank BTN Wilayah 3, Tenta Permadi mengatakan, bagi masyarakat yang membeli atau berencana membeli unit apartemen Puri City ini kini bisa didapat melalui KPA BTN. KPA tersebut diberikan dengan rincian, bunga fix income 8,99 persen selama dua tahun untuk karyawan dan fix income 10 persen selama setahun untuk wirausaha atau umum.

“Jadi, sekarang BTN sudah berkembang bukan hanya menyediakan KPR saja tetapi kini juga bisa KPA. Nah, KPA-nya pun bukan umum aja tapi juga milenial,” katanya. (imm)

 

 

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry