Pelantikan lima wakil kepala Smamda Surabaya, Jumat (23/1/2026. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya siap menjadi sekolah yang berbeda dengan sekolah swasta lainnya. Smamda Surabaya bertekad ada kekhususan lain yang bisa memunculkan prestasi pada anak didiknya.

Kepala Smamda Surabaya, Mukhlasin mengatakan tekad ini akan mulai diwujudkan di 2026 ini. “Kalau tidak ada kekhususannya tidak akan ada pembeda. Makanya kami harus punya kekhususan. Kekhususannya itu dalam banyak hal,” jelasnya, Jumat (23/1/2026).

Tekad itu kata Mukhlasin bisa diwujudkan dengan tim yang solid. Mukhlasin bersyukur bisa memiliki tim terutama wakil kepala sekolah yang bisa diandalkan. “Semoga ini menjadi tim dengan kepemimpinan yang solid dan bisa mewujudkan visi misi Smamda Surabaya,” tuturnya.

Ketua Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Prof Khozin dalam kesempatan itu mengatakan Smamda Surabaya adalah sekolah yang sudah eksis. Tim yang dimiliki Smamda Surabaya sudah sangat fokus. “Namun perlu ditingkatkan lagi agar semakin banyak menarik siswa baru. Karena saat ini ukuran sekolah maju itu dari jumlah siswanya,” katanya.

Dengan tim yang sudah ada sekarang, diharapkan Smamda Surabaya bisa terus tumbuh dan berkembang.

Smamda Surabaya memang baru saja melakukan pergantian kepemimpinan. Mukhlasin baru saja dilantik jadi kepala sekolah pada November 2025 lalu menggantikan Astajab.

Dan untuk menjalankan operasional sekolah, Mukhlasin dibantu oleh wakilnya yang berjumlah lima orang. Yakni Moch Hendy Bayu Pratama sebagai Waka Kesiswaan, Mustakin sebagai Waka Kurikulum, Dio Yulian sebagai Waka Sarana Prasarana, Alif Jatmiko sebagai Waka Ismuba – Al Islam dan Ratna Yuliawati sebagai Waka Humas. Kelimanya dilantik pada Jumat (23/1/2026). ril/lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry