Puluhan wartawan Situbondo gelar aksi solidaritas di Polres Situbondo (FT/Heru)

SITUBONDO | duta.co – Puluhan wartawan di Kabupaten Situbondo menggelar aksi solidaritas terhadap Andi Nurkholis, wartawan JTV yang dihalang-halangi saat liputan berita oleh pengawal Menteri Kelautan dan Perikanan RI yang berkunjung ke tambak udang vaname Melinial di Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Rabu (17/3/2021).

Sambil membawa poster berbagai tulisan, para jurnalis meminta kepada pihak pihak terkait untuk tidak melecehkan profesi jurnalis yang dalam menjalani tugasnya di lindungi dengan UU N0 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Kita prihatin dengan arogansi oknum pengawal Menteri KKP RI yang menghalangi tugas jurnalis. Padahal, wartawan atau jurnalis yang melakukan liputan berita telah menghargai atau mentaati rambu-rambu protokoler,” jelas Izi Hartono, wartawan Harian Surya.

Aksi solidaritas yang dilakukan puluhan wartawan ini membeberkan poster dan tanpa bicara serta membagi jarak. “Kedatangan saya ke sini memberikan dukungan Polres atas laporan Andi Nurkholis jurnalis JTV yang mendapat perlakuan kurang mengenakan dari Pengawal Menteri KKP RI pada liputan panen udang vaname di tambak Melinial Kementerian Kelautan dan Perikanan di Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kacamatan Kendit, Kabupaten Situbondo,” jelas Zainal Aliyy Mustafa, tim advokasi IJTI Tapalkuda.

Lebih lanjut, Zainal menjelaskan, bahwa, aksi solidaritas yang dilakukan wartawan di Kabupaten Situbondo, selain akan memberikan support penanganan hukum yang dilakukan Polres Situbondo juga memberikan pernyataan sikap IJTI.

“Kami hanya minta ada penegakan supremasi hukum. Kami di undang, kami datang tapi jangan lalu kami di tendang,” tutur Zainal kontributor Trans 7.

Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Achmad Imam Rifai, mengatakan, bahwa, dirinya telah menerima keluhan teman-teman jurnalis yang menyampaikan aspirasinya tentang penghalangan tugas jurnalistik yang dilakukan oleh orang tertentu.

“Kita akan menindaklanjuti proses laporan wartawan tersebut. Kami akan bekerja secara profesional dan akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang mendorong wartawan,” tegas Kapolres. (her)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry