SUMBER : Suasana reboisasi di Kawasan Corah Sumber Afdeling Satak (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI| duta.co -Bentuk kepedulian atas kelestarian alam di Kawasan Gunung Kelud, terutama menjaga keberadaan mata air yang merupakan sumber kehidupan utama warga tinggal di wilayah Kecamatan Puncu dan Plosoklaten, PTPN XII Ngrangkah Sepawon menggelar reboisasi di kawasan mata air Sumber, berada di lokasi Afdeling Satak.

Kehadiran sejumlah komunitas relawan, TNI dan Polri menjadikan satu kebanggaan tersendiri bagi Manajemen PTPN, dan berharap agenda ini akan terus berkelanjutan. Dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri diwujudkan dengan hadirnya Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan (TP3) Kabupaten Kediri, Ir. H. Sutrisno, melihat langsung bak air penampungan Corah Damarwulan, berada di Afdeling Damarwulan.

“Ada tujuan yang lebih mulia daripada sekedar hasrat dan keinginan untuk berkuasa dan menjadi penguasa, yaitu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada rakyat. Dalam hal ini saya sebagai pribadi dan Ketua Front Pembela Hutan dan Gerakan Nasional Donor Pohon, sudah mempertimbangkan semua ekses dari gerakan tersebut,” jelas dr. Ari Purnomo Adi, sosok dokter merupakan aktifis peduli kelestarian alam.

Bentuk perhatian diberikan mantan Bupati Kediri, Sutrisno juga diwujudkan dengan memberikan sumbangan ribuan bibit pohon, pada Minggu kemarin telah ditanam di Lokasi Corah Sumber. Didampingi sejumlah kepala dinas, Kapolsek Puncu AKP Yusuf dan Danramil Puncu, Kapten Sutrisno, berkesempatan melihat Corah Damarwulan, pasca erupsi Kelud lalu, belum diperbaiki.

Besar harapan warga pada dua kecamatan ini, agar terjaga mata airnya karena merupakan sumber kehidupan.

“Sejak paska Kelud meletus, mata air di Corah Sumber belum diperbaiki, banyak pipa yang bocor. Kami berharap dukungan sejumlah pihak. Termasuk agar terbukanya lapangan kerja baru untuk kami,” jelas beberapa warga ditemui pasca reboisasi. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.