Cawapres Sandiaga S Uno saat bertemu pedagang di Pasar Larangan Sidoarjo. (FT.BPN)

SIDOARJO | duta.co –  Luar biasa! Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno semakin lengket dengan para pedagang. Komitmen Sandi membangkitkan pasar tradisional mendapat sambutan luar biasa dari para pedagang.

“Pasar tradisional harus bangkit, tidak boleh terhimpit dan terjepit,” demikian Sandi memulai sosialisasi tahun 2019 dengan mendatangi pasar Larangan Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (1/1/2019).

Dalam kesempatan itu, Sandi juga menciptakan tradisi baru dengan memukul gong sebagai tanda dimulainya transaksi pasar di tahun baru, tahun 2019. Paar Larangan menjadi miqot (mengawali) kebangkitan ekonomi umat.

Sebelum memukul gong, Sandi mendatangi pedagang pasar yang buka 24 jam tersebut. Banyak pedagang pasar dan pembeli yang mengeluhkan naiknya bahan-bahan kebutuhan pokok kepada Sandi.

“InsyaAllah keluhan ini kian memacu saya dan Pak Prabowo untuk bekerja keras agar terpilih melayani masyarakat Indonesia. Sehingga kita kurangi keluhan harga kebutuhan bahan pokok yang naik turun dan mahal,” ucap Sandi.

Sandi yang ditemani juga Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ferry Juliantono itu berharap pasar akan terus menjadi sentra ekonomi rakyat dengan harga-harga terjangkau dan stabil.

Ibu Kusnawiyah (52), pedagang sayur mayur sempat mengeluhkan naiknya harga kebutuhan pokok. Dia berharap ke depannya ada perubahan kebaikan. “Bawang yang tadinya per kilogram seharga Rp 22 ribu, kini mengalami kenaikan Rp 26 ribu,” kata Kusnawiyah saat ditanya Sandiaga.

Sementara itu Novi (26) salah satu pembeli di Pasar Larangan juga mengeluhkan harga ayam yang sekarang sudah menyentuh harga Rp 40 ribu. Novi yang tinggal di Desa Larangan Sidoarjo itu berharap di tahun 2019 harga bisa turun. “Harga ayam kok nggak turun-turun, kami berharap harga daging ayam segera turun,” kata Novi.

“Insyaallah keluhan ibu Kusnawiyah dan Ibu Novi kian memacu saya dan Pak Prabowo untuk bekerja keras agar terpilih melayani masyarakat Indonesia. Sehingga kita kurangi keluhan harga kebutuhan bahan pokok yang naik turun dan mahal,” jawab Sandi. (net)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.