Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menjadi pembicara dalam diskusi “Bincang Legislatif”

SURABAYA | duta.co – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menjadi pembicara dalam diskusi “Bincang Legislatif” bersama mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Politeknik Negeri Malang (Polinema), pada Minggu (23/11/2025).

Dalam forum tersebut, Puguh sapaan akrabnya menyoroti derasnya arus globalisasi yang menyebabkan informasi beredar tanpa kendali hingga memunculkan banyak kabar tidak jelas atau hoaks. Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan literasi digital di kalangan mahasiswa.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam pembentukan opini publik. Dengan kemampuan literasi digital yang baik, mahasiswa dapat memilah informasi, menangkal hoaks, sekaligus menciptakan narasi positif di ruang media sosial.

“Anak muda hari ini adalah penentu arus informasi. Mereka bukan hanya konsumen, tapi juga produsen konten. Karena itu, literasi digital wajib dikuasai,” tegas Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Timur tersebut.

Ia menambahkan, bahwa literasi digital bukan sekadar kemampuan mengoperasikan teknologi, tetapi juga pemahaman terhadap etika, keamanan data, serta tanggung jawab sosial atas setiap unggahan di ruang publik.

“Banyak konflik sosial dan kegaduhan politik bermula dari informasi yang tidak tervalidasi. Mahasiswa harus tampil sebagai agen penjernih suasana,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Puguh turut mendorong adanya sinergi antara kampus dan pemerintah untuk memperkuat edukasi literasi digital secara berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar ruang digital dipenuhi konten yang sehat, edukatif, dan memberdayakan masyarakat.

“Ini era di mana satu postingan dapat mempengaruhi ribuan orang. Jika anak muda mampu menguasai literasi digital dengan baik, mereka dapat membawa perubahan besar untuk bangsa,” pungkasnya. (rud)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry